PAMEKASAN – Pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir melalui penataan kawasan dan penyediaan sarana pendukung usaha perikanan. Proyek yang berlangsung di tiga desa tersebut kini memasuki tahap pemasangan fondasi dan dipantau secara berkala oleh pemerintah daerah.
Tiga lokasi pembangunan berada di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu; Desa Branta, Kecamatan Tlanakan; dan Desa Lesong Daja, Kecamatan Batumarmar. Pembangunan dimulai sekitar sepekan sebelum berita diterbitkan dan menjadi bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fata mengatakan pembangunan tersebut membutuhkan pengawasan berkelanjutan agar setiap tahapannya berjalan sesuai rencana.
“Tiga kampung nelayan yang kini sedang dibangun berada di tiga desa, yakni Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Desa Branta, Kecamatan Tlanakan dan Desa Lesong Daja, Kecamatan Batumarmar,” kata Abdul Fata di Pamekasan, Jumat, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (14/08/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan ketiga kampung nelayan tersebut telah dimulai sejak sepekan lalu dan saat memasuki pemasangan pondasi.
Untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan optimal, Diskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan membentuk tim khusus yang bertugas melakukan pemantauan secara berkala. Pengawasan itu mencakup perkembangan setiap tahapan pembangunan hingga memastikan fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Diskan Pemkab Pamekasan telah membentuk tim khusus untuk melakukan monitoring secara berkala terhadap proses pembangunan kampung nelayan tersebut,” katanya.
Menurut Abdul Fata, pengawasan diperlukan agar pembangunan KNMP tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal program tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan masyarakat.
“Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Padelegan dan Desa Branta, serta di Desa Lesong Daja, dapat berjalan sesuai target serta menjadi kawasan yang lebih tertata, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Pamekasan,” katanya.
Program KNMP merupakan salah satu strategi KKP untuk menata kawasan permukiman nelayan sekaligus membangun ekosistem ekonomi perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat rantai pasok dan rantai dingin (cold chain) hasil tangkapan ikan, meningkatkan nilai tambah produk perikanan, serta memperluas akses nelayan terhadap pasar.
“Fokus utamanya program ini, antara lain sebagai bentuk penguatan rantai pasok dan rantai dingin (cold chain) hasil tangkapan ikan, meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) dan adanya integrasi nelayan dengan pasar secara langsung,” kata Abdul Fata.
Dengan pembangunan di tiga desa tersebut, pemerintah berharap kawasan pesisir Pamekasan dapat berkembang menjadi lingkungan yang lebih tertata sekaligus mendukung produktivitas nelayan. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi pesisir. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara