Dorong Kesejahteraan Warga, Sidoarjo Perluas Basis Anggota Koperasi Desa

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong penguatan ekonomi desa melalui peningkatan jumlah anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Untuk mendukung langkah tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) bergabung sebagai anggota koperasi.

Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Sidoarjo Nomor SE 500.3/7339/438.1.2.2/2026 tentang Partisipasi dalam Keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kebijakan itu ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), kepala perangkat daerah, camat, Kepala Desa (Kades), lurah, hingga ketua RT dan RW se-Kabupaten Sidoarjo (Sidoarjo).

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa dukungan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat diperlukan agar koperasi yang telah terbentuk mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga desa.

“Dukungan semua pihak diperlukan agar KDKMP di Sidoarjo dapat tumbuh dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Perlu pula langkah terobosan yang inovatif dan nyata,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kompas, Rabu (17/06/2026).

Sebagai bentuk komitmen terhadap program tersebut, Subandi menyatakan dirinya bersama keluarga juga akan menjadi anggota KDKMP di wilayah tempat tinggalnya.

“Saya dan keluarga juga akan menjadi anggota KDKMP di desa kami,” katanya.

Selain memperluas keanggotaan, Pemkab Sidoarjo menyiapkan berbagai langkah untuk memperkuat aktivitas koperasi di tingkat desa. Salah satunya dengan menggandeng Perum Bulog dan sejumlah pabrik gula yang beroperasi di Sidoarjo untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan pasar murah.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi koperasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Pemkab juga mendorong agar harga barang yang dijual berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga sembako harus di bawah HET agar masyarakat desa terbantu dan dagangan koperasi bisa laku,” ujarnya.

Rencana penguatan KDKMP tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (15/6/2026). Pertemuan itu dihadiri Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih Sidoarjo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo.

Pemkab berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat di tingkat akar rumput. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BUMDes Tenjoayu Raup Rp30 Juta dari Panen Perdana Melon Premium

PDF 📄SUKABUMI – Budidaya melon premium yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tenjoayu Sukses …

Zimbabwe Bangun Irigasi di 35.000 Desa untuk Cegah Krisis Pangan

PDF 📄MUTOKO – Pemerintah Zimbabwe menempatkan desa sebagai pusat penguatan ketahanan pangan melalui rencana pembangunan …

Menjelajahi Posobice, Dusun Bersejarah di Kaki Pegunungan Å umava

PDF 📄Posobice di kaki Pegunungan Å umava, Republik Ceko, menyimpan catatan sejarah sejak 1334 dengan daya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *