Desa Patemon Optimistis Wujudkan Generasi Bebas Stunting

SITUBONDO Upaya percepatan penanganan stunting di tingkat desa terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, bersama tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan berbagai unsur masyarakat menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 guna menyusun langkah prioritas pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu, Rabu (10/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Patemon tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak dan mendorong lahirnya generasi yang sehat serta bebas dari risiko stunting.

Rembuk stunting dihadiri oleh Camat Jatibanteng Slamet Muryanto, Kepala Puskesmas Jatibanteng Arief Rizki Andhika, Kepala Desa (Kades) Patemon Fatli, Pendamping Desa Rita, Bidan Desa, petugas Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Patemon, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas Agus W, anggota Koramil 14/Jatibanteng, serta kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Patemon.

Dalam forum tersebut, Babinsa Desa Patemon Karel Loppo menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam mengatasi persoalan stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah.

“Keterlibatan TNI melalui Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting. Menurutnya, persoalan stunting tidak dapat ditangani secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga masyarakat,” sebagaimana diberitakan Suarautara, Rabu (10/06/2026).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam memastikan program pencegahan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui rembuk tersebut, peserta menyusun sejumlah langkah prioritas yang akan menjadi dasar pelaksanaan program kesehatan masyarakat di Desa Patemon. Fokus pembahasan meliputi penguatan pendampingan keluarga, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta pengawasan tumbuh kembang balita.

Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkuat pendampingan di lapangan sehingga program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat, Desa Patemon optimistis mampu menekan angka stunting sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas bagi masa depan Kabupaten Situbondo. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Jembatan Garuda Jadi Penopang Akses Pertanian dan Ekonomi Pedesaan PPU

PDF đź“„PENAJAM PASER UTARA – Akses warga menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi di …

Bantuan Bibit hingga Pemeriksaan Kesehatan Warnai Kunjungan Bupati Karo

PDF đź“„KARO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat Kecamatan Kutabuluh melalui …

Ngaben Kinembulan Desa Adat Kubu Berlangsung Lancar hingga Malam Hari

PDF đź“„BANGLI – Sebanyak 106 jenazah mengikuti rangkaian Pitra Yadnya Ngaben Kinembulan yang digelar secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *