BULUKUMBA – Pemerintah Desa (Pemdes) Batulohe, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba (Bulukumba), memperkuat strategi percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026. Forum tersebut menjadi wadah penyusunan prioritas program sekaligus penguatan komitmen bersama untuk menekan angka stunting di tingkat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Batulohe pada Rabu (03/06/2026) itu melibatkan berbagai unsur desa, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, pendamping desa, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kader Pembangunan Manusia (KPM), ketua rukun tetangga (RT), ketua rukun warga (RW), hingga kader Posyandu.
Pelaksanaan rembuk tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Bulukumba Nomor 39 Tahun 2022 tentang Peran Desa/Kelurahan dalam Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi di Bulukumba. Melalui forum ini, pemerintah desa berupaya memastikan seluruh program pencegahan stunting berjalan secara terarah dan terintegrasi.
Kepala Desa (Kades) Batulohe, Ibnu Hajar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan arah kebijakan dan program penanganan stunting di desa.
“Sesuai amanat Peraturan Bupati Bulukumba, kegiatan Rembuk Stunting ini menjadi langkah nyata kita bersama di tingkat desa untuk mengintegrasikan program pencegahan demi melahirkan generasi masa depan Batulohe yang sehat dan unggul,” ujar Ibnu Hajar, sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Rabu (03/06/2026).
Dalam forum tersebut, peserta merumuskan berbagai intervensi yang akan menjadi prioritas penanganan stunting. Program yang dibahas meliputi penguatan layanan Posyandu, edukasi pola asuh anak, peningkatan kesadaran gizi keluarga, hingga pemenuhan kebutuhan sanitasi dan akses air bersih bagi masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas program pencegahan stunting. Seluruh pemangku kepentingan desa didorong untuk berperan aktif agar upaya penurunan angka stunting dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui rembuk tersebut, Pemdes Batulohe berharap seluruh program yang dirancang mampu memperkuat kualitas kesehatan masyarakat sekaligus melahirkan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing pada masa mendatang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara