Wabup Lebak: Kolaborasi MTD dan Petani Kunci Ketahanan Pangan

LEBAK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memperkuat strategi peningkatan produktivitas pertanian melalui kolaborasi dengan Mantri Tani Desa (MTD) yang tersebar di 340 desa. Upaya ini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan di daerah.

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lebak (Lebak), Amir Hamzah, menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sehingga memerlukan dukungan sumber daya manusia yang mampu mendampingi petani secara berkelanjutan.

“Pemkab Lebak terus berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian lokal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyuluh pertanian, mantri tani desa dan para petani agar potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Lebak dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Amir Hamzah usai menerima audiensi MTD, sebagaimana dilansir Radar Banten, Rabu, (03/06/2026).

Menurutnya, keberadaan MTD telah membantu meningkatkan keterampilan petani sekaligus mendorong kenaikan produksi pertanian di berbagai wilayah desa. Program tersebut juga menjadi solusi atas keterbatasan jumlah penyuluh pertanian yang tersedia di daerah.

“Sejauh ini kehadiran mantri tani desa sangat membantu kelompok tani untuk mendongkrak produksi pangan. Karena itu, kita terus melakukan pembinaan terhadap mantri tani desa agar terus menambah pengetahuan dan keterampilan mereka,” ujarnya.

Pemkab Lebak disebut melakukan terobosan melalui pengangkatan MTD yang bertugas mendampingi masyarakat desa di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Program tersebut diklaim menjadi yang pertama di Indonesia dalam memperluas layanan penyuluhan kepada petani.

“Terobosan program MTD merupakan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan. Selain itu perlu adanya pembinaan dan penyuluhan berkelanjutan terhadap petani untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” katanya.

Selain mendampingi budidaya tanaman pangan seperti padi dan palawija, para MTD juga berperan memberikan pembinaan kepada masyarakat pada sektor perikanan dan peternakan guna memperkuat ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.

“Pemkab berupaya merubah perilaku bertani tradisional menjadi petani modern yang mampu memanfaatkan sarana teknologi yang semakin berkembang untuk pertanian,” ujarnya.

Melalui penguatan kapasitas MTD, Pemkab Lebak berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin membaik, serta ketahanan pangan daerah dapat terjaga secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Klebet Jadi Percontohan Pertanian Modern di Tangerang

PDF đź“„TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menguji penerapan sistem tabur …

Desa Adat Sade Didorong Perkuat Mitigasi Kebakaran

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara …

Desa dan UMKM Jadi Fokus Semarak Merah Putih BRI di Sofifi

PDF đź“„TIDORE KEPULAUAN – Penguatan ekonomi desa dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *