Cegah Penyakit Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Gencarkan PHBS di Demak

DEMAK Upaya menanamkan budaya hidup sehat sejak usia dini terus diperkuat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Melalui sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), para mahasiswa mengedukasi peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) Sri Indah di Desa Ngelo Kulon, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, agar memahami pentingnya mencuci tangan dengan benar untuk mencegah berbagai penyakit.

Kegiatan yang digelar Sabtu (23/05/2026) tersebut merupakan program Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN Posko 13 UIN Walisongo. Sosialisasi difokuskan pada peningkatan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya kebersihan tangan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai waktu yang tepat untuk mencuci tangan, manfaat menjaga kebersihan tangan, serta praktik enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini sebagaimana diwartakan Joglo Jateng, Senin (01/06/2026).

Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN Posko 13 UIN Walisongo menjelaskan bahwa pendekatan praktik langsung dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami dan menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan tangan sejak dini karena kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit. Melalui praktik langsung, kami berharap anak-anak dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mahasiswa KKN bersama guru pendamping turut membimbing peserta saat praktik mencuci tangan sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik.

Kepala TK Sri Indah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif anak sejak dini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi anak-anak. Kebiasaan mencuci tangan merupakan hal sederhana, tetapi memiliki dampak besar terhadap kesehatan mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kebiasaan mencuci tangan dapat menjadi bagian dari rutinitas harian peserta didik. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, program tersebut juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan di tingkat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Isno Baco Ingin Cetak Generasi Desa Pinggang yang Berdaya Saing

PDF đź“„MANGGARAI – Penguatan sumber daya manusia dan pembangunan generasi muda menjadi prioritas yang diusung …

Pilkades Pinggang Memanas, Valerius Isnoho Serukan Demokrasi Damai

PDF đź“„MANGGARAI TIMUR – Komitmen membangun kualitas generasi muda menjadi salah satu fokus yang diusung …

Partisipasi Warga Meningkat, Pilkades Deliserdang Berlangsung Aman

PDF đź“„DELI SERDANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Kabupaten Deli Serdang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *