BULUKUMBA – Upaya percepatan penurunan stunting di Desa Balong terus diperkuat melalui penyusunan langkah pencegahan yang lebih terarah. Pemerintah Desa (Pemdes) Balong menggelar rembuk stunting bersama kader kesehatan dan pemangku kepentingan terkait guna menyusun strategi penanganan yang akan menjadi bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Balong, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba tersebut melibatkan jajaran Pemdes Balong, kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta tenaga kesehatan dari Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Balong. Dalam forum itu, peserta melakukan evaluasi data dan memetakan langkah intervensi bagi kelompok sasaran prioritas.
Berdasarkan laporan KPM, saat ini terdapat empat kasus stunting di Desa Balong. Selain itu, perhatian juga diarahkan kepada 22 ibu hamil dan 294 remaja putri sebagai kelompok yang dinilai perlu mendapat pendampingan dan edukasi kesehatan secara berkelanjutan.
Kepala Desa (Kades) Balong, Irsan Arif Samra, menegaskan bahwa upaya penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada balita yang telah terdampak.
“Oleh karena itu, sinergi yang solid antara pemerintah desa, kader posyandu dan KPM dinilai menjadi kunci utama dalam mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat,” jelasnya, sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Senin (01/06/2026).
Menurutnya, intervensi perlu dilakukan sejak dini, mulai dari masa kehamilan hingga pembinaan remaja putri sebagai calon ibu agar risiko stunting dapat ditekan sejak hulu.
Hasil rembuk stunting tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai dasar penyusunan program prioritas desa pada tahun mendatang. Pemdes Balong juga berkomitmen meningkatkan upaya pemenuhan gizi, edukasi kesehatan, serta pendampingan kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan stunting.
” Langkah bersama ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing di masa depan,” tutupnya.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, program percepatan penurunan stunting di Desa Balong diharapkan mampu menciptakan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. [].
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara