Tokoh Adat Narasaosina Dukung Keamanan dengan Serahkan Senjata Rakitan

FLORES TIMUR Pemerintah Desa (Pemdes) Narasaosina bersama tokoh adat dan masyarakat menyerahkan puluhan senjata api rakitan (senpira) kepada Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur (Flotim) sebagai langkah menjaga keamanan dan mencegah konflik sosial di wilayah Kecamatan Adonara Timur, Sabtu (16/5/2026) malam.

Penyerahan senpira tersebut dilakukan di Kantor Desa Narasaosina dengan melibatkan unsur masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah desa. Sebanyak 57 pucuk senjata api rakitan, 49 busur, 198 anak panah, serta 25 selongsong peluru rakitan diserahkan langsung kepada Polres Flotim.

Kepala Desa (Kades) Narasaosina, Januarius Tolan, bersama tokoh adat memimpin proses penyerahan senjata rakitan itu sebagai bentuk komitmen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Antonio Cortereal, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Flotim Eduardus Nuru, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Flotim Taufan D. Adriansyah, serta Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Adonara Timur Andreas Peu Lamuri.

Kapolres Flotim Adhitya Octorio Putra menyebut langkah masyarakat Desa Narasaosina menjadi contoh penyelesaian persoalan keamanan melalui pendekatan damai dan kesadaran hukum masyarakat.

“Ini merupakan contoh yang sangat baik tentang bagaimana keamanan dan kedamaian dapat dibangun melalui kesadaran, kepercayaan, dan kebersamaan. Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh adat, serta seluruh masyarakat Desa Narasaosina atas komitmennya mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang hingga saat ini masih menyimpan atau menguasai senjata api rakitan maupun senjata berbahaya lainnya agar dengan kesadaran sendiri menyerahkan secara sukarela kepada pihak kepolisian demi keamanan bersama,” ujarnya.

Penyerahan senpira tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Adonara Timur yang sebelumnya sempat diwarnai konflik antarkelompok warga. Kesadaran masyarakat menyerahkan senjata secara sukarela dinilai mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga desa.

Langkah damai yang dilakukan Pemdes Narasaosina bersama tokoh adat ini juga diharapkan menjadi contoh bagi desa lain di Flotim dalam membangun keamanan berbasis kesadaran masyarakat, sebagaimana diberitakan Pos Kupang, Minggu, (17/05/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Pesisir Jadi Fokus, Pemerintah Bangun 1.269 Kampung Nelayan Modern

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai daerah …

Lebak Masih Miliki 2.539 Hektare Permukiman Kumuh di 128 Desa

PDF đź“„LEBAK – Sebanyak 2.539 hektare kawasan permukiman kumuh masih tersebar di 128 desa dan …

Infrastruktur Desa Semata Menguat, Jembatan Merah Putih Siap Dongkrak Ekonomi Warga

PDF đź“„SAMBAS – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *