CIREBON – Curug Ciranca di Desa Kedongdong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon mulai menjadi magnet wisata alam baru yang diminati wisatawan lokal. Keindahan air terjun setinggi sekitar 30 meter dengan suasana alam yang masih asri dinilai mampu mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat desa setempat.
Peningkatan jumlah pengunjung terlihat terutama saat akhir pekan. Wisatawan datang untuk menikmati panorama alam, bermain air, hingga berburu spot foto di kawasan perbukitan sekitar curug yang masih alami.
Penjabat Kuwu Desa Kedongdong Kidul, Nana Surana, mengatakan lonjakan kunjungan wisatawan mulai memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Sejumlah masyarakat kini membuka lahan parkir hingga berjualan makanan ringan di area wisata tersebut.
“Setiap akhir pekan pengunjung cukup ramai. Banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana alam dan air terjun yang masih alami,” ujar Nana, sebagaimana dilansir Suara Cirebon, Selasa (12/05/2026).
Selain panorama air terjun, perjalanan menuju Curug Ciranca juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung harus melewati jalur tracking berupa pematang sawah, jalan setapak, dan aliran sungai kecil yang membelah kawasan perbukitan.
Meski jalur menuju lokasi cukup menantang dan licin setelah hujan turun, suasana alam yang sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan menjadi alasan wisatawan tetap berdatangan ke lokasi tersebut.
Menurut Nana, Pemerintah Desa (Pemdes) Kedongdong Kidul sengaja mempertahankan kondisi alam Curug Ciranca agar tetap alami tanpa banyak perubahan yang berpotensi merusak lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau wisatawan menggunakan alas kaki khusus tracking agar lebih aman saat menuju lokasi curug,” jelasnya.
Pemdes Kedongdong Kidul berharap Curug Ciranca dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Cirebon tanpa menghilangkan kelestarian alam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
“Kami ingin wisata ini berkembang dan bisa membantu ekonomi masyarakat, tetapi tetap menjaga keaslian alamnya,” pungkas Nana. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara