KUNINGAN – Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan (Kuningan) menghentikan sementara distribusi air bersih di sejumlah wilayah Cabang Pelayanan Cilimus, Selasa (12/5/2026), akibat perbaikan kebocoran pipa transmisi berdiameter 6 inci di Jalan Raya Linggajati. Gangguan tersebut berdampak pada permukiman warga dan beberapa desa yang masuk area pelayanan distribusi air.
Pelanggan di Perum Grand Duta, Perum Pandor, Perum Grand Wisata, Desa Cilimus, Desa Bojong, Desa Caracas, Desa Sampora, hingga sebagian wilayah Japara diminta melakukan antisipasi dengan menampung air secukupnya sebelum proses perbaikan selesai dilakukan.
Pihak PAM Tirta Kamuning menjelaskan, normalisasi distribusi air akan berlangsung secara bertahap dalam waktu 1×24 jam setelah pekerjaan rampung. Penyesuaian tekanan air juga dilakukan agar distribusi tetap dapat menjangkau rumah pelanggan yang berada di kawasan tinggi dan jauh dari jaringan utama.
Gangguan layanan tersebut terjadi karena adanya perbaikan kebocoran pada pipa transmisi utama yang menjadi jalur distribusi air ke sejumlah wilayah pelayanan Cilimus.
Selain mengumumkan penghentian sementara aliran air, PAM Tirta Kamuning juga mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan penghematan penggunaan air bersih di lingkungan rumah tangga.
Beberapa langkah penghematan yang disarankan di antaranya mematikan keran setelah digunakan, memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan nonkonsumsi, memeriksa kebocoran saluran air, hingga menggunakan air seperlunya saat mandi, mencuci, dan memasak.
Informasi gangguan distribusi air tersebut sebagaimana dilansir Ayo Cirebon, Selasa, (12/05/2026), juga disertai permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung.
PAM Tirta Kamuning berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar sehingga distribusi air bersih kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dalam waktu dekat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara