LAMONGAN – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Karangbinangun mulai digerakkan secara serentak di tiga desa, sebagai upaya konkret mempercepat peningkatan kualitas hunian warga prasejahtera, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan yang melibatkan Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Lamongan melalui Koramil 0812/20 Karangbinangun bersama pemerintah desa ini menyasar rumah warga di Desa Pendowolimo, Desa Bogobabadan, dan Desa Sumowinangun. Pembongkaran rumah lama menjadi tahap awal sebelum proses pembangunan ulang hunian yang lebih layak.
Program ini merupakan bagian dari sinergi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang sehat dan aman. Sejak pagi, warga bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) terlihat bergotong royong merobohkan bangunan yang sudah tidak layak, sekaligus mempersiapkan material untuk pembangunan kembali.
Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa program RTLH tidak sekadar fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Program RTLH ini adalah komitmen TNI AD untuk hadir di tengah kesulitan rakyat sekaligus memberikan solusi nyata. Kolaborasi dengan pemerintah desa menjadi kunci agar bantuan ini tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan rumah layak huni,” ujarnya sebagaimana diberitakan Surya, Senin (04/05/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan turut memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun rasa kepemilikan terhadap hasil program tersebut. Selain itu, hunian yang lebih layak diharapkan mampu meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Pemerintah desa setempat menyambut positif pelaksanaan program ini. Kondisi rumah warga yang sebelumnya banyak mengalami kerusakan seperti atap bocor dan dinding rapuh menjadi perhatian utama, sehingga intervensi RTLH dinilai tepat sasaran dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara