Desa Cantik 2026, Banjar Ingin Data Desa Lebih Akurat dan Tajam

BANJAR – Penguatan kualitas data di tingkat desa menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui dukungan terhadap program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendorong perencanaan pembangunan berbasis data.

Pencanangan program tersebut digelar di Aula Kecamatan Karang Intan pada Kamis (30/04/2026) dengan melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar Yudi Andrea, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banjar, serta unsur kecamatan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik secara optimal.

Sekda Banjar Yudi Andrea menegaskan bahwa Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem statistik sektoral hingga ke level desa, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu (03/05/2026).

“Tujuan pembinaan Desa Cantik selaras arah pembangunan daerah karena desa memiliki data yang baik, perencanaan pembangunan lebih tepat sasaran. Program intervensi efektif dan penggunaan anggaran lebih efisien,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas pembangunan daerah sangat dipengaruhi oleh akurasi data di tingkat desa. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan aparatur desa dalam pengelolaan data dinilai krusial untuk mendukung kebijakan yang tepat sasaran.

Selain itu, peningkatan literasi statistik masyarakat juga menjadi perhatian. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif serta pengambilan keputusan yang berbasis bukti.

“Kami berharap, literasi statistik masyarakat meningkat sehingga bisa menjadi kritis terhadap perkembangan yang terjadi di desa, partisipatif, dan berbasis bukti dalam mengambil keputusan,” ucapnya.

Kepala BPS Banjar Roy Suryanto menjelaskan bahwa program Desa Cantik mencakup pelatihan konsep statistik dasar, tata kelola data desa, hingga standarisasi proses pengumpulan dan pengolahan data untuk kebutuhan perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Program ini juga menghasilkan berbagai luaran, seperti penyusunan profil desa, kemampuan pembuatan infografis, serta pengelolaan data berbasis situs web secara berkelanjutan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor, mulai dari kemiskinan, pertanian, hingga stunting.

Sejak 2022 hingga 2025, BPS Banjar telah membina lima desa dan kelurahan. Pada 2026, program dilanjutkan dengan menyasar tiga desa, yakni Desa Sungai Alang dan Desa Mandiangan Barat di Kecamatan Karang Intan serta Desa Lok Gabang di Kecamatan Astambul.

Melalui program ini, Pemkab Banjar berharap desa mampu menjadi pusat data yang akurat dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan terukur. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Edukasi Sampah Jadi Aksi Nyata, Warga Desa Sumberbendo Ikut Bergerak

PDF 📄PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan di tingkat desa terus digencarkan melalui peran …

Masalah Sampah Disasar dari Hulu, Desa Jadi Garda Terdepan

PDF 📄KABUPATEN BOGOR – Upaya mengatasi persoalan sampah dari level desa mulai diarahkan pada perubahan …

Dari Laut ke Pasar, TELKOTEL Jadi Peluang Usaha Warga

PDF 📄PAMEKASAN – Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *