BULUKUMBA – Upaya membangun kesadaran lingkungan berbasis desa terus diperkuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba melalui sosialisasi indikator Lomba Kebersihan Desa di Desa Dampang, Kecamatan Gantarang.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/04/2026) itu melibatkan Pemerintah Kecamatan Gantarang, pemerintah desa, serta unsur lembaga kemasyarakatan. Sosialisasi difokuskan pada pemahaman teknis penilaian lomba sekaligus standar kebersihan lingkungan yang harus dipenuhi desa peserta.
Sekretaris DLHK Bulukumba Alamsyah Yunus menegaskan bahwa lomba kebersihan desa bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan, sebagaimana dilansir Radar Selatan, Jumat (01/05/2026).
“Kami ingin memastikan seluruh pihak memahami indikator penilaian, mulai dari tata kelola sampah, kelancaran saluran drainase, hingga keindahan tata ruang desa. Kebersihan adalah cerminan dari tingkat kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim DLHK juga memberikan pembinaan terkait pengelolaan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga. Warga didorong untuk meningkatkan kesadaran dalam memilah dan membuang sampah serta memanfaatkan lahan kosong sebagai ruang penghijauan.
Kepala Desa (Kades) Dampang Muhardi Totti menyampaikan bahwa pembinaan tersebut membantu desa dalam memetakan kebutuhan perbaikan lingkungan.
“Dengan adanya pembinaan ini, kami jadi lebih tahu apa yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Kami berkomitmen untuk mengajak warga bekerja sama menciptakan desa yang bersih dan sehat,” ungkap Muhardi Totti.
Melalui pendekatan pembinaan ini, DLHK Bulukumba berharap lahir kesadaran kolektif yang berkelanjutan di masyarakat, sehingga kebersihan desa tidak hanya bergantung pada momentum lomba, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara