Uji Kompetensi Digelar di Senaru, Pariwisata Rinjani Diperkuat

LOMBOK UTARA – Upaya meningkatkan keselamatan pendakian dan kualitas layanan wisata di kawasan Gunung Rinjani diperkuat melalui sertifikasi dan uji kompetensi bagi pemandu wisata gunung yang digelar di Desa Senaru pada 13–14 April 2026. Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan standar profesionalisme pelaku wisata berbasis desa terus meningkat.

Kegiatan tersebut difasilitasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Sebanyak 50 peserta dari kawasan lingkar Rinjani mengikuti proses sertifikasi guna memperoleh pengakuan kompetensi secara nasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam mendukung daya saing destinasi. “Pemandu wisata gunung memiliki peran penting sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan wisatawan. Karena itu, kompetensi, etika pelayanan, dan pemahaman terhadap aspek keselamatan harus terus ditingkatkan,” katanya saat membuka kegiatan, sebagaimana dilansir Flash Lombok, Jumat (17/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta diuji oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo pada berbagai aspek, mulai dari teknik navigasi, prosedur tanggap darurat, pelayanan wisatawan, hingga pemahaman ekosistem pegunungan. Uji kompetensi ini menjadi bagian penting untuk memastikan pemandu mampu menjalankan tugas secara profesional di kawasan berisiko tinggi.

Perwakilan TNGR menegaskan bahwa sertifikasi menjadi instrumen penting dalam menjaga tata kelola pendakian yang aman dan berkelanjutan. Selain aspek keselamatan, pemandu juga dituntut menerapkan prinsip Leave No Trace guna menjaga kelestarian lingkungan Gunung Rinjani.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara menilai keberadaan pemandu bersertifikat akan meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi Rinjani. Hal ini sekaligus memperkuat citra pariwisata daerah sebagai destinasi yang aman dan profesional.

Program ini diharapkan mampu mendorong desa wisata seperti Senaru menjadi pusat pengembangan SDM pariwisata unggulan, sekaligus memperkokoh posisi Gunung Rinjani sebagai destinasi pendakian kelas dunia yang berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

35 Pelaku Kopi Banjarnegara Ramaikan Festival Kopi Dieng

PDF đź“„JAWA TENGAH – Festival Kopi Dieng dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2026 menjadi …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF đź“„GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Longsor Xizang: Warga Desa Dievakuasi, Operasi Pencarian Berlanjut

PDF đź“„XIGAZE – Upaya penanganan tanah longsor di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China, berlanjut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *