HALMAHERA TENGAH – Upaya pemulihan pascakonflik antarwarga di Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, terus dipercepat dengan fokus pada rekonsiliasi sosial dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak.
Pemerintah bersama aparat keamanan menargetkan percepatan normalisasi kehidupan masyarakat melalui pendekatan dialog dan gotong royong. Sedikitnya 78 rumah warga, satu pos keamanan lingkungan, serta satu unit gereja menjadi prioritas perbaikan pascainsiden tersebut.
Komandan Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, Dody Triwinarto, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali sekaligus mendorong proses pemulihan berjalan optimal. Ia juga berdialog dengan warga dari kedua desa guna meredam potensi konflik lanjutan.
Dalam kunjungannya, Dody menegaskan komitmen aparat dalam membantu masyarakat tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga pemulihan fasilitas umum. “Kami berkomitmen membantu pembangunan kembali rumah warga serta sarana umum yang rusak secara gotong royong.”
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan menghindari provokasi demi menciptakan situasi yang kondusif. “Senjata paling ampuh meredam konflik berkelanjutan adalah dialog positif dan mempererat tali persaudaraan.”
Melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 152/Babullah, Irwan, disampaikan bahwa kehadiran aparat bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. “Harapannya, aktivitas masyarakat bisa segera normal kembali,” ujar Dody, sebagaimana diberitakan Tribun Ternate, Kamis, (16/4/2026).
Selain rehabilitasi fisik, bantuan sosial juga telah disalurkan kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan moril dari pemerintah dan aparat keamanan.
Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diharapkan menjadi kunci percepatan rekonsiliasi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Dengan pendekatan dialog dan kolaborasi lintas sektor, masyarakat diharapkan dapat kembali hidup rukun dan harmonis, serta terhindar dari konflik serupa di masa mendatang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara