Danantara Pastikan PLTSa Penuhi Standar Emisi Ketat

JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dilakukan dengan teknologi yang memenuhi standar emisi ketat. Langkah ini ditempuh untuk menekan potensi pencemaran lingkungan sekaligus meminimalkan risiko dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitar fasilitas pengolahan sampah.

Pengembangan PLTSa tersebut mengandalkan teknologi insinerasi modern yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan teknologi konvensional sebelumnya. Inovasi ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran publik terkait emisi berbahaya dan residu limbah hasil pembakaran sampah.

Lead of Waste to Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menegaskan bahwa teknologi yang dipilih telah melalui kajian mendalam dan mengacu pada praktik terbaik internasional.
“Insinerasi yang digunakan memiliki pembakaran sempurna dan sistem penyaringan berlapis sehingga emisi berada di bawah standar internasional,” kata Fadli dalam konferensi pers pemaparan hasil kajian bertajuk “Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik” oleh Tenggara Strategics di Jakarta, Rabu.

Fadli menjelaskan, proses pembakaran sampah dalam sistem tersebut dilakukan pada suhu tinggi, yakni sekitar 850 hingga 1.100 derajat Celsius. Pada suhu tersebut, patogen serta senyawa berbahaya dapat dihancurkan secara efektif, termasuk dioksin yang selama ini dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Menurutnya, penerapan teknologi dengan pengendalian emisi berlapis ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengolahan sampah berbasis energi. Selain menghasilkan listrik, PLTSa juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah sekaligus mendukung transisi menuju pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Pantau Tambak dari Rumah, Pembudidaya Kerapu Lamongan Makin Efisien

PDF đź“„Pemanfaatan teknologi berbasis IoT membantu pembudidaya kerapu di Lamongan menghemat pakan hingga 20 persen, …

Dinperpusar Demak Mulai Telusuri Arsip Bersejarah Desa Gebang

PDF đź“„Dinperpusar Kabupaten Demak berkoordinasi dengan Pemdes Gebang untuk mengidentifikasi dan menyelamatkan arsip statis yang …

Akademisi Ingatkan Pentingnya Verifikasi Sebelum Buku Sejarah Bengkel Dicetak

PDF đź“„Diskusi Panel Sejarah Desa Bengkel mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengumpulkan sumber dan silsilah leluhur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *