SiGAP Desa Diperkenalkan di Kuningan, Pelaporan Pembangunan Disiapkan Lebih Akuntabel

KUNINGAN – Pemerintah desa di Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai diperkenalkan pada sistem pemantauan dan pelaporan pembangunan yang lebih terstruktur melalui Sistem Informasi dan Pedoman Monitoring Pelaporan Pembangunan Desa (SiGAP Desa). Sistem ini diharapkan membantu desa menyusun laporan pembangunan secara lebih cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sosialisasi SiGAP Desa dilaksanakan di Kantor Desa Cikondang, Rabu (14/10/2026), dengan melibatkan para Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan dari seluruh desa di Kecamatan Hantara. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola administrasi pembangunan, terutama dalam pencatatan dan pelaporan pelaksanaan program di tingkat desa.

SiGAP Desa merupakan gagasan perubahan yang dikembangkan Iman Akomayudin dalam rangka mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Kabupaten Kuningan. Inisiatif tersebut ditujukan untuk mendukung proses pemantauan dan dokumentasi pembangunan agar lebih sistematis.

Kepala Desa (Kades) Cikondang, Lia Nuryanah, berharap penerapan sistem tersebut dapat mengurangi kendala administratif sekaligus meningkatkan mutu laporan pembangunan desa.

“Melalui sosialisasi SiGAP Desa ini, kita berharap proses pelaporan pembangunan desa di seluruh wilayah Kecamatan Hantara dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan akuntabel. Ini adalah sarana penting agar setiap hasil pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik kepada masyarakat,” kata Lia, sebagaimana diberitakan RRI, Rabu, (14/10/2026).

Menurut Lia, keterlibatan Kasi Kesejahteraan menjadi penting karena jabatan tersebut berkaitan dengan perencanaan, pengawalan, dan pelaporan realisasi program pembangunan di lapangan. Pemahaman terhadap sistem pelaporan diharapkan membantu aparatur desa mendokumentasikan perkembangan kegiatan secara lebih tertib.

Penerapan SiGAP Desa juga diarahkan untuk mendukung keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan pembangunan dan penggunaan anggaran desa. Dengan pencatatan yang lebih terstruktur, pemerintah desa diharapkan memiliki dokumentasi yang dapat digunakan untuk meninjau perkembangan kegiatan dan mempertanggungjawabkan hasilnya kepada masyarakat.

Meski demikian, keberhasilan sistem tersebut tidak hanya bergantung pada sosialisasi. Konsistensi penerapan di setiap desa, kelengkapan data, dan tindak lanjut hasil pemantauan menjadi faktor penting agar informasi yang dihimpun dapat digunakan secara optimal.

Jika diterapkan secara berkelanjutan, SiGAP Desa berpotensi menjadi perangkat pendukung evaluasi pembangunan di Kecamatan Hantara. Dengan demikian, pelaporan diharapkan tidak sebatas memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga membantu pemerintah desa menilai pelaksanaan program dan meningkatkan akuntabilitas pembangunan kepada masyarakat. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Musyawarah Anggaran Perubahan Desa Doridungga Libatkan Warga

PDF 📄DONGGO – Penetapan anggaran perubahan tahun 2026 menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan …

Tradisi Guar Bumi, Wujud Syukur Warga Desa Mindi atas Hasil Bumi

PDF 📄MAJALENGKA – Pelestarian tradisi leluhur dan penguatan kebersamaan warga menjadi pesan utama dalam perayaan …

Musdes Cintakarya Bahas Arah Pembangunan dan Ekonomi Warga 2027

PDF 📄BANDUNG BARAT – Pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi warga, dan penguatan ketahanan pangan menjadi fokus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *