Selama sebulan berada di Desa Ngembal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menjalankan berbagai kegiatan bersama warga, mulai dari pendidikan, lingkungan, kesehatan, olahraga, hingga penggalian potensi pertanian dan perkebunan desa.
MALANG – Beragam kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan KKN-T UNESA di Desa Ngembal, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang (Malang), selama sekitar satu bulan sejak awal Agustus 2026. Program mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga melibatkan warga dalam pendidikan, kesehatan, lingkungan, olahraga, dan aktivitas sosial desa.
Sebanyak 14 mahasiswa dari berbagai jurusan UNESA ditempatkan di Desa Ngembal untuk menjalankan rangkaian program tersebut. Selama berada di desa, mereka berbaur dengan masyarakat sekaligus memetakan sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, termasuk sektor pertanian dan perkebunan.
Kegiatan pendidikan menjadi salah satu program yang langsung menyasar masyarakat desa. Mahasiswa mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngembal untuk sejumlah mata pelajaran, seperti Bahasa Jawa, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), serta olahraga.
Selain kegiatan belajar di sekolah, mahasiswa juga memberikan sosialisasi kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking kepada siswa kelas 6. Bimbingan belajar rutin turut dibuka di posko putri bagi anak-anak sekolah dasar di sekitar desa.
Program lain diarahkan pada lingkungan dan kesehatan. Mahasiswa membantu kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik serta mendampingi kegiatan Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP).
Mereka juga terlibat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kegiatan selama mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Ngembal, sebagaimana diwartakan Kompasiana, Senin, (28/09/2026).
Di luar pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, mahasiswa turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Mereka mengikuti kegiatan warga, seperti pengajian di balai desa dan tahlilan di rumah warga, sekaligus mengikuti kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81.
Kegiatan olahraga juga menjadi salah satu program yang melibatkan masyarakat. Mahasiswa menyelenggarakan turnamen bola voli antar-rukun tetangga (RT) selama beberapa pekan hingga babak final. Warga turut hadir menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.
Program fisik juga dilakukan dengan mengecat ulang gapura Kampung 8 Desa Ngembal bersama warga. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kerja bersama yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat selama masa pengabdian.
Selain menjalankan program yang telah disusun, mahasiswa menggali potensi Desa Ngembal untuk melihat peluang pengembangan ke depan. Pertanian dan perkebunan warga menjadi bagian dari potensi desa yang mereka pelajari selama berada di lokasi.
Mahasiswa juga mengunjungi sejumlah tempat wisata di sekitar wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya melihat peluang pengembangan desa. Kegiatan itu melengkapi proses pengenalan terhadap potensi yang dimiliki lingkungan pedesaan.
Menjelang berakhirnya masa pengabdian, rangkaian program ditutup melalui kegiatan di SDN Ngembal, kemudian dilanjutkan dengan penutupan resmi KKN-T di tingkat kecamatan dan Balai Desa Ngembal. Seluruh kegiatan juga didokumentasikan dalam bentuk video after movie sebagai laporan visual dan kenang-kenangan bagi warga.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN-T di Desa Ngembal tidak hanya menjadi aktivitas mahasiswa selama berada di lapangan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Program pendidikan, kesehatan, lingkungan, olahraga, kegiatan sosial, dan pengenalan potensi desa menjadi bagian dari interaksi mahasiswa bersama warga selama masa pengabdian. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara