NTB Siapkan 4 Destinasi Budaya Pengganti Sade Jelang MotoGP

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan empat destinasi budaya alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan menjelang MotoGP Mandalika 2026, setelah seluruh rumah adat di Dusun Adat Sade, Lombok Tengah, terbakar pada Sabtu (22/8/2026).

Empat destinasi yang disiapkan ialah Kampung Adat Ende, Desa Adat Bayan, Kampung Tenun Sukarara, dan Kampung Adat Pringgasela. Pemprov NTB akan segera berkoordinasi dengan pengelola serta komunitas budaya di masing-masing kawasan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan mengatakan penyiapan destinasi alternatif diperlukan agar wisatawan tetap memiliki pilihan kunjungan budaya selama kawasan Sade menjalani proses pemulihan. “Berbagai destinasi itu perlu segera kami kondisikan agar siap menerima limpahan wisatawan,” kata Ihwan setelah meninjau lokasi kebakaran Dusun Adat Sade di Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026), sebagaimana diberitakan Suara Surabaya, Minggu, (23/08/2026).

Koordinasi dengan sejumlah destinasi tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah daerah menilai langkah itu penting karena penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 9–11 Oktober 2026 berpotensi meningkatkan kedatangan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

“Dalam waktu dekat ini kami berkoordinasi dengan berbagai macam tempat tersebut,” ujarnya.

Selain mengatur alternatif kunjungan wisata, Pemprov NTB juga menyiapkan revitalisasi Dusun Adat Sade. Wakil Gubernur (Wagub) NTB Indah Damayanti Putri mengatakan pemulihan kawasan tidak dapat dilakukan sepihak karena harus mempertimbangkan nilai budaya dan karakter masyarakat adat.

Menurut Indah, tokoh adat akan dilibatkan dalam pembahasan revitalisasi agar pembangunan kembali kawasan tetap mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

“Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada,” kata Indah.

Dusun Adat Sade selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian tradisi masyarakat Sasak. Kawasan tersebut telah ada sejak abad ke-16 dengan tradisi yang diwariskan hingga 15 generasi. Rumah adat dan berbagai tradisi Sasak menjadikan Sade sebagai salah satu tujuan wisata budaya bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Kebakaran pada 22 Agustus 2026 menghanguskan seluruh rumah adat di kawasan tersebut. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah menyiapkan pilihan destinasi budaya lain sekaligus merancang pemulihan Sade sebelum gelaran MotoGP Mandalika.

Berdasarkan target InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan menarik 145.000 penonton. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencatat 140.324 penonton.

Dengan persiapan destinasi alternatif dan pelibatan tokoh adat dalam revitalisasi, Pemprov NTB berupaya menjaga keberlanjutan kunjungan wisata budaya sekaligus memastikan pemulihan Sade tetap berjalan sesuai nilai dan karakter masyarakat adat setempat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

167 Bangunan Terbakar, Pemulihan Desa Adat Sade Mulai Disiapkan

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Kementerian Kebudayaan menyiapkan tiga pilar pemulihan untuk menghidupkan kembali Desa Adat …

90 Pengurus KDKMP Belajar Bisnis Pertanian hingga Digital

PDF đź“„BANDUNG – Program magang bagi pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diarahkan …

Kebakaran Sade, Pemerintah Siapkan Restorasi Berbasis Budaya

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan masyarakat mulai mendorong restorasi Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *