DPR Usulkan Revitalisasi Desa Adat Sade Usai Kebakaran

LOMBOK TENGAH – Upaya memulihkan kawasan Desa Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai diarahkan pada program revitalisasi cagar budaya setelah kebakaran menghanguskan sejumlah rumah adat pada Sabtu (22/8) malam. Usulan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).

Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan rencana tersebut setelah meninjau kawasan terdampak dan menemui warga di Desa Adat Sade, Minggu (23/8). Ia menyebut pemulihan kawasan tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (23/08/2026).

“Kami bersama Pak Bupati akan usulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan untuk merevitalisasi Desa Adat Sade ini melakui program revitalisasi cagar budaya,” ujar Hadrian Irfani usai meninjau dan menyapa warga korban terdampak kebakaran di Desa Adat Sade Lombok Tengah, Minggu.

Menurut Hadrian, kawasan Desa Adat Sade memiliki arti penting bagi identitas masyarakat NTB, terutama Suku Sasak. Karena itu, pemulihan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga mempertahankan karakter kawasan adat tersebut.

“Desa Adat Sade ini kebanggaan kita semua maka harus kita gotong royong bangun dan tata serta revitalisasi kembali,” tegasnya.

Hadrian mengatakan dirinya akan mengawal usulan anggaran untuk mendukung pembangunan kembali rumah warga yang terbakar. Namun, besaran anggaran yang diperlukan belum dapat dipastikan karena pendataan kerusakan masih diperlukan.

“Tadi juga kami bersama ibu Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati berkomitmen bersama sama Pemkab Lombok Tengah, kami akan tata dan bangun kembali Desa Adat Sade. Kemungkinan minggu ini saya minta Kemenbud turun untuk cek ke lokasi,” katanya.

Kebakaran sebelumnya melanda kawasan permukiman cagar budaya Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 22.00 WITA. Kepala Desa Rembitan, Lalu Winakse, menyampaikan waktu terjadinya kebakaran tersebut.

Bangunan rumah adat Suku Sasak di kawasan itu menggunakan material seperti atap jerami kering dan dinding anyaman bambu. Karakteristik tersebut membuat api dapat merambat dengan cepat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Rencana revitalisasi diharapkan dapat menjadi langkah awal pemulihan kawasan Desa Adat Sade sekaligus menjaga keberadaan rumah adat dan identitas budaya Suku Sasak setelah bencana kebakaran. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

90 Pengurus KDKMP Belajar Bisnis Pertanian hingga Digital

PDF đź“„BANDUNG – Program magang bagi pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diarahkan …

Kebakaran Sade, Pemerintah Siapkan Restorasi Berbasis Budaya

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan masyarakat mulai mendorong restorasi Desa …

BNPB Percepat Evakuasi Lansia Korban Gempa dari Wilayah Terpencil

PDF đź“„SIKKA – Seorang warga lanjut usia (lansia) dari Desa Nitunhlea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *