PNM Peduli Benahi Sekolah Desa Wae Moto untuk Masa Depan Anak NTT

MANGGARAI BARAT – Revitalisasi fasilitas pendidikan di Desa Wae Moto, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi langkah penguatan akses belajar bagi anak-anak di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Program tersebut dilakukan melalui PNM Peduli oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dasar di daerah yang masih menghadapi keterbatasan sarana pendidikan.

Kegiatan revitalisasi menyasar SD Inpres Wae Moto dengan perbaikan sejumlah fasilitas utama, mulai dari ruang belajar, sanitasi, hingga sarana pendukung pembelajaran. Perbaikan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, serta mendukung kesehatan para siswa.

Sebagaimana diberitakan Media Kampung, Kamis (23/07/2026), program revitalisasi ini menjadi bagian dari kepedulian terhadap pemerataan pendidikan, khususnya bagi masyarakat desa yang berada di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan layanan dasar.

Selain memperbaiki fasilitas sekolah, program tersebut juga memperhatikan kebutuhan sanitasi dan akses kebersihan yang menjadi salah satu kendala di wilayah dengan keterbatasan sumber air bersih. Fasilitas yang lebih layak diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan siswa dalam mengikuti proses belajar.

SD Inpres Wae Moto saat ini memiliki 64 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 siswa merupakan anak dari nasabah PNM Mekaar, program pemberdayaan bagi perempuan prasejahtera melalui dukungan usaha dan pendampingan ekonomi keluarga.

Direktur Utama (Dirut) PNM Kindaris mengatakan pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemberian modal usaha, tetapi juga memastikan manfaat program dapat dirasakan oleh keluarga, termasuk anak-anak dalam memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.

“Saya berharap 15 tahun lagi, saat mereka sudah bisa mulai menggapai cita-citanya, mereka akan ingat bahwa hari ini PNM percaya pada mimpi-mimpi mereka,” ujarnya.

Salah satu siswi SD Inpres Wae Moto, Mariva Yankezia, menyampaikan semangatnya untuk terus belajar demi membanggakan orang tua yang telah bekerja keras. Kisah tersebut menggambarkan harapan anak-anak desa dalam meraih masa depan melalui pendidikan.

Revitalisasi sekolah ini diharapkan tidak hanya memberikan perubahan pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga menjadi dorongan bagi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah 3T. Dengan dukungan berbagai pihak, anak-anak di Desa Wae Moto diharapkan memperoleh kesempatan belajar yang lebih setara dan mampu berkembang sesuai cita-citanya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Belasan Tahun Menanti, Warga Dusun Translok Dorong Pembentukan Desa Baru

PDF 📄SERAM BAGIAN BARAT – Aspirasi Dusun Translok Menuju Desa Definitif Kembali Diperjuangkan Masyarakat Dusun …

Pemprov Kepri Perkuat Posyandu Jadi Pusat Layanan Dasar Masyarakat

PDF 📄DOMPAK – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat …

Inspektorat KLU Soroti Lemahnya Verifikasi Usaha BUMDes

PDF 📄LOMBOK UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) melalui Inspektorat menyoroti lemahnya proses …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *