KONAWE SELATAN – Desa Cialam Jaya di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mulai diarahkan menjadi kawasan wisata berbasis budaya dan agrowisata melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) tahun 2026.
Program yang berlangsung selama satu bulan, mulai 7 Juli hingga 6 Agustus 2026, melibatkan dosen dan mahasiswa dari sejumlah fakultas UHO untuk menggali potensi desa sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Ketua tim pengabdian UHO, Syahrun, mengatakan Desa Cialam Jaya memiliki modal sosial dan budaya yang kuat karena dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, seperti Sunda, Jawa, Bugis, dan Tolaki. Keberagaman tersebut dinilai menjadi peluang untuk menciptakan produk wisata berbasis tradisi dan kesenian lokal.
Selain kekayaan budaya, Syahrun menyebut potensi alam berupa area persawahan dan kawasan perbukitan menjadi daya tarik lain yang dapat dikembangkan sebagai destinasi agrowisata. Rencana masuknya investor untuk menghadirkan paket wisata arung jeram juga dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa.
Kepala Desa (Kades) Cialam Jaya Rustam Sulemen menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada UHO yang menjadikan desanya sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat.
“Selamat datang di Desa Cialam Jaya, dan kami berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa di desa kami,” kata Rustam saat ditemui di kantor desa.
Rustam berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan mampu menjadikan Cialam Jaya sebagai destinasi wisata sekaligus ruang pelestarian budaya masyarakat.
Kegiatan KKN Tematik ini melibatkan enam dosen pembimbing lapangan dari Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO. Sebanyak 17 mahasiswa dari berbagai jurusan dan program studi juga ikut terlibat dalam pelaksanaan program.
Selain menjalankan agenda pengabdian, para mahasiswa turut mendukung kegiatan rutin pemerintah desa yang telah berjalan di Cialam Jaya. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat pendampingan langsung dari Kades untuk memastikan program berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.
Pengembangan wisata berbasis budaya dan agrowisata tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Desa Cialam Jaya kepada masyarakat luas, sebagaimana diberitakan Kendaripos, Rabu, (08/07/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara