Banjar Utu Tabanan Berkembang sebagai Lumbung Telur Ayam Bali

TABANAN – Desa Babahan di Kabupaten Tabanan menjadi contoh desa dengan sektor peternakan ayam petelur yang berkembang dan menopang perekonomian masyarakat. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa tidak semua desa memiliki kondisi serupa, di tengah perbincangan mengenai pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) tentang rendahnya konsumsi telur dan daging ayam di sebagian wilayah perdesaan.

Pernyataan Mendes PDT Yandri Susanto disampaikan usai rapat koordinasi bersama 10 asosiasi desa di Jakarta dalam pembahasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut diperlukan untuk membantu pemenuhan gizi masyarakat desa, khususnya asupan protein hewani.

“Tadi aspirasi mereka bahwa makan siang bergizi itu untuk rakyat di desa itu sangat memerlukan. Karena jarang selama ini penduduk desa itu setiap minggu bisa makan telur, makan daging ayam, dan sebagainya,” ujar Yandri, sebagaimana diberitakan Balinews, Jumat (03/07/2026).

Pernyataan tersebut memunculkan berbagai tanggapan di media sosial. Di sisi lain, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur ayam ras di Bali melalui kawasan Banjar Utu yang telah lama mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.

Puluhan kandang ayam ras beroperasi di kawasan tersebut dengan hasil produksi yang dipasarkan ke berbagai daerah di Bali. Aktivitas peternakan itu menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat desa.

Pemerintah Desa Babahan mencatat sektor peternakan ayam ras petelur memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung sektor pendidikan dan kesehatan warga.

Selain peternakan, Desa Babahan juga mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan masyarakat. Produksi padi lokal maupun padi unggul didukung jaringan irigasi primer sepanjang 900 meter, saluran sekunder 1.600 meter, dan saluran tersier sepanjang 3.000 meter.

Potensi ekonomi desa turut diperkuat sektor perikanan air tawar melalui kelompok pembudidaya ikan yang memberikan tambahan sumber pendapatan masyarakat sehingga aktivitas ekonomi tidak hanya bertumpu pada satu sektor.

Secara geografis, Desa Babahan memiliki luas sekitar 431 hektare dan berada pada ketinggian sekitar 550 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berjarak sekitar tiga kilometer dari pusat Kecamatan Penebel, 15 kilometer dari Kota Tabanan, dan sekitar 36 kilometer dari Kota Denpasar.

Keberhasilan Banjar Utu sebagai sentra produksi telur ayam ras menunjukkan desa mampu berkembang sebagai kawasan penghasil pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Kondisi tersebut juga memperlihatkan karakteristik desa di Indonesia yang beragam, mulai dari desa yang masih menghadapi tantangan pemenuhan gizi hingga desa yang telah memiliki sektor peternakan maju sebagai penggerak ekonomi masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Semarak Pandawa Hadirkan Atraksi Budaya dan Voli Pantai Perdana

PDF 📄MANGUPURA – Festival Semarak Pandawa 2026 dimanfaatkan sebagai upaya memperkuat promosi destinasi wisata di …

Klempang Sari Wakili Kaltim di Lomba Desa Wisata Nasional

PDF 📄TANA PASER – Desa Wisata Klempang Sari Lati Tuo di Kabupaten Paser berhasil meraih …

Program Tukar Sampah dengan Sembako di Desa Sungai Rangas Tuai Antusiasme Warga

PDF 📄BANJAR – Pemerintah Desa Sungai Rangas Tengah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *