TANA PASER – Desa Wisata Klempang Sari Lati Tuo di Kabupaten Paser berhasil meraih Juara I Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Capaian tersebut memastikan desa berbasis ekowisata mangrove itu menjadi wakil Kaltim pada ajang Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional, sekaligus mendorong pemerintah daerah melakukan pembenahan di sejumlah aspek pengelolaan destinasi.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil kolaborasi masyarakat, Pemerintah Desa Klempang Sari, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mengembangkan potensi wisata berbasis lingkungan.
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Khairuddin, mengatakan keberhasilan itu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata.
“Kami bersyukur atas penetapan Desa Wisata Klempang Sari sebagai juara desa tingkat provinsi. Capain ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong masyarakat, Pokdarwis, pemerintah desa, kabupaten, provinsi serta seluruh mitra yang mendukung pengembangan desa wisata,” terang Khairuddin, Jumat (3/7/2026) di Paser, Kaltim, sebagaimana diberitakan Tribun Kaltim, Sabtu (04/07/2026).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi awal untuk memperkuat daya saing desa wisata menjelang kompetisi tingkat nasional.
“Justru, desa wisata Klempang Sari kini memiliki tanggung jawab lebih besar untuk berbenah sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional,” tambahnya.
Berdasarkan hasil evaluasi dewan juri, Desa Wisata Klempang Sari masih perlu memperkuat tata kelola kelembagaan, transformasi digital, perluasan kemitraan, dokumentasi dampak ekonomi masyarakat, serta pengelolaan destinasi berbasis data.
“Rekomendasi ini menjadi catatan penting bagi kami. Seluruh hasil evaluasi akan menjadi dasar pembenahan agar pengelolaan Desa Wisata Klempang Sari semakin profesional, berkualitas, dan berkelanjutan,” ulas Khairuddin.
Disporapar Paser bersama Pemerintah Desa Klempang Sari dan Pokdarwis berkomitmen memperkuat pelestarian ekosistem mangrove, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, mengembangkan produk wisata inovatif, serta memperluas pemberdayaan masyarakat.
“Kami berkeinginan pengembangan desa wisata ini tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” harapnya.
Menghadapi persaingan di tingkat nasional, Disporapar Paser tetap optimistis Desa Wisata Klempang Sari mampu bersaing dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami akan terus melakukan pembenahan di berbagai sektor agar potensi terbaik Desa Wisata Klempang Sari dapat ditampilkan pada tingkat nasional,” tegasnya.
Khairuddin berharap Desa Wisata Klempang Sari mampu mengharumkan nama Paser dan Kaltim pada ajang nasional. Ia juga mengapresiasi Pemprov Kaltim, Pemkab Paser, dewan juri, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pengembangan desa wisata.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi sehingga Desa Wisata Klempang Sari dapat berkembang sebagai destinasi ekowisata unggulan yang berdaya saing di tingkat nasional.” []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara