Dari Edukasi hingga Lingkungan, Mahasiswa Dampingi Transformasi Desa Singawada

MAJALENGKA Program pengabdian masyarakat yang dijalankan Himpunan Mahasiswa Majalengka (HIMMAKA) Cirebon di Desa Singawada, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, diarahkan untuk membantu masyarakat mencari solusi pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kapasitas warga melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Kegiatan bertajuk HIMMAKA Berdaya tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2026. Program tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi, keagamaan, dan penguatan sumber daya manusia desa.

Ketua Umum (Ketum) HIMMAKA Cirebon, Arfi Muhammad Fajar, mengatakan program tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam proses pembangunan desa.

“Program ini dirancang bukan sekadar menjalankan agenda organisasi, tetapi menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan, guna memperkuat edukasi lingkungan serta meningkatkan kualitas pembelajaran bagi masyarakat desa.

Berbagai kegiatan juga melibatkan anak-anak dan warga setempat untuk membangun budaya gotong royong, menggali potensi lokal, serta menyiapkan kader penggerak yang mampu melanjutkan program setelah kegiatan berakhir.

Pemerintah Desa (Pemdes) Singawada menyambut positif program tersebut karena dinilai dapat membantu menjawab sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait pengelolaan sampah.

Kepala Desa (Kades) Singawada, Neneng Arnengsih, menyebut persoalan sampah menjadi salah satu tantangan yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak agar dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Salah satu tantangan kami saat ini adalah pengelolaan sampah. Kami berharap mahasiswa dapat memberikan solusi dan edukasi agar persoalan ini bisa ditangani bersama,” ucapnya menuturkan.

Isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama dalam program HIMMAKA Berdaya. Mahasiswa berupaya mengidentifikasi akar persoalan sekaligus mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Ketua Dewan Pembina HIMMAKA Cirebon, Ahmad Yani, menegaskan bahwa pengabdian masyarakat harus dipahami sebagai proses kolaboratif yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama perubahan.

“Mahasiswa hadir sebagai mitra, bukan pengganti. Mereka harus berjalan bersama masyarakat, menemukan solusi bersama, dan tumbuh bersama menuju desa yang mandiri,” katanya menegaskan.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Ikatan Alumni HIMMAKA Cirebon, Jejep Falahul Alam. Menurutnya, keberhasilan program dapat diukur dari meningkatnya partisipasi masyarakat, terpetakannya potensi desa, serta munculnya kader-kader lokal yang mampu meneruskan program secara mandiri.

“Keberhasilan sejati terlihat ketika program tetap berjalan meski mahasiswa telah kembali, dan kemitraan dengan desa terus berlanjut,” ujarnya.

Program HIMMAKA Berdaya di Desa Singawada sebagaimana diberitakan RRI, Selasa (30/06/2026), diharapkan menjadi model kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan solusi lingkungan serta memperkuat kemandirian desa secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Festival Wong Tani Cilongok Perkuat Pariwisata dan Pelestarian Budaya Desa

PDF 📄BANYUMAS – Festival Budaya Wong Tani Panusupan 2026 resmi menjadi panggung promosi ekonomi masyarakat …

Potensi Alam Didingga Dilirik, Desa Wisata Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

PDF 📄GORONTALO UTARA – Gagasan pengembangan Desa Didingga di Kecamatan Biau menjadi desa wisata mendapat …

Desa Kemiren Sukses Jadikan Budaya sebagai Sumber Penghasilan

PDF 📄BANYUWANGI – Masyarakat Suku Osing di Desa Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil menjadikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *