Infrastruktur Desa Diperkuat, Jembatan Garuda Jadi Penghubung Strategis

BREBES Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Ganggawang dan Desa Ciputuh di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, terus menunjukkan progres positif berkat tingginya partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi akses vital yang mampu memperlancar mobilitas warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Pembangunan jembatan yang berlangsung pada Sabtu (20/06/2026) melibatkan gotong royong warga dari kedua desa. Masyarakat secara aktif menyumbangkan tenaga dan waktu untuk mempercepat penyelesaian proyek yang telah lama dinantikan sebagai sarana penghubung utama antarpermukiman.

Selain dukungan warga, kegiatan pembangunan juga mendapat pendampingan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 13/Salem Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan pekerjaan berjalan lancar sekaligus menjaga semangat kebersamaan masyarakat.

Babinsa Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Usman M, menilai keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Pembangunan seperti Jembatan Perintis Garuda ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat, aparat, dan pemerintah bersatu serta bekerja bersama, maka hasilnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Kepedulian terhadap masyarakat akan lebih bermakna apabila diwujudkan melalui kerja nyata, gotong royong, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan tersebut memiliki nilai strategis karena akan mempermudah akses transportasi antara Desa Ganggawang dan Desa Ciputuh. Selain itu, keberadaannya juga diharapkan mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Partisipasi warga terlihat dari tingginya antusiasme dalam kegiatan kerja bakti yang dilakukan secara bergiliran. Masyarakat menyadari bahwa keberadaan jembatan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup dan pengembangan wilayah pedesaan.

Semangat gotong royong yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi contoh nyata kolaborasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Warga tidak hanya menunggu hasil pembangunan, tetapi turut berperan langsung dalam mewujudkannya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga diharapkan memperkuat hubungan sosial dan ekonomi kedua desa, membuka peluang pengembangan wilayah yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Informasi ini sebagaimana diberitakan Kodim0713brebes, Jumat, (19/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Dari Desa Sebulu Ulu, Kasus Dugaan Keracunan MBG Masuk Tahap Pemeriksaan

PDF đź“„KUTAI KARTANEGARA – Puluhan siswa di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, …

Energi Alternatif dari Sampah Menanti Kepastian Hukum di Kendal

PDF đź“„KENDAL – Inovasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif bernama Petasol di Desa Margorejo, …

Potensi Desa Digarap Serius, Lahan BUMDes Limau Manis Hasilkan Panen Jagung

PDF đź“„INDRAGIRI HILIR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mianggul Gemilang Desa Limau Manis, Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *