PANGANDARAN – Peresmian jalan menuju Jembatan Cantilan di Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah perbatasan antara Kabupaten Pangandaran (Pangandaran) dan Kabupaten Tasikmalaya (Tasikmalaya). Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat.
Jalan yang diresmikan pada Senin (15/6/2026) itu menjadi akses utama bagi warga desa yang selama ini menghadapi kendala akibat kondisi jalan yang kurang memadai. Kehadiran jalur baru yang terhubung dengan jembatan gantung tersebut kini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ida Nurlaela Wiriadinata, mengatakan pembangunan akses tersebut merupakan salah satu aspirasi masyarakat yang berhasil direalisasikan untuk mendukung aktivitas warga, khususnya para petani.
“Alhamdulillah, satu per satu aspirasi yang disampaikan warga mulai terealisasi. Salah satunya perbaikan jalan yang menjadi akses masyarakat Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, menuju lahan pertanian,” ujar Ida Nurlaela saat meninjau lokasi peresmian.
Selain mempermudah akses menuju lahan pertanian, jalan menuju Jembatan Cantilan juga memangkas waktu perjalanan masyarakat dari Kecamatan Cigugur menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya. Kondisi tersebut dinilai akan meningkatkan efisiensi transportasi dan memperkuat hubungan ekonomi antarwilayah.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah turut memperhatikan potensi luapan air dan banjir di sekitar jembatan saat musim penghujan. Aspirasi itu disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur yang baru dioptimalkan.
Menanggapi hal tersebut, Ida Nurlaela menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi berbagai pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun.
“Saya selalu menyampaikan bahwa mewujudkan harapan masyarakat membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi dari seluruh pihak. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan dan kepedulian bersama,” kata Ida.
Keberadaan jalan dan jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan di wilayah perbatasan. Pembangunan konektivitas desa ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, sebagaimana diwartakan Hr Online, Selasa, (16/06/2026).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peresmian, Ida Nurlaela bersama timnya turut menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan warga yang hadir di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus pelengkap momentum peresmian infrastruktur yang dinantikan masyarakat setempat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara