BANYUMAS – Curug Song di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), menjadi salah satu destinasi wisata alam yang ramai dikunjungi masyarakat selama libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Keberadaan air terjun setinggi 45 meter yang dikelilingi hutan pinus dan jati ini menarik wisatawan karena menawarkan suasana sejuk, fasilitas lengkap, serta beragam wahana rekreasi keluarga.
Objek wisata yang berada di wilayah pedesaan tersebut tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan berbagai sarana penunjang yang membuat kunjungan wisata lebih nyaman. Pengunjung dapat menikmati panorama air terjun, menjelajahi kawasan hutan, hingga mencoba sejumlah wahana rekreasi yang tersedia di lokasi.
Sejumlah wisatawan mengaku puas dengan kondisi kawasan wisata yang dinilai bersih dan ramah bagi keluarga. Salah satunya Taufik, wisatawan asal Kroya, Kabupaten Cilacap, yang mengaku telah beberapa kali berkunjung bersama keluarganya karena suasana yang nyaman dan aman untuk anak-anak.
Wisatawan lainnya, Andi asal Jakarta, menilai fasilitas pendukung seperti toilet dan jalur pejalan kaki telah membantu meningkatkan kenyamanan pengunjung. Namun, ia berharap akses jalan desa menuju lokasi wisata dapat ditingkatkan karena masih terdapat beberapa ruas jalan berbatu yang belum beraspal.
Selain menikmati keindahan Curug Song, pengunjung juga dapat mencoba berbagai wahana seperti flying fox sepanjang 100 meter, kendaraan segala medan (ATV), trampolin, sepeda gantung, hingga kebun binatang mini yang menampilkan berbagai satwa. Tersedia pula kolam renang, penginapan homestay, jembatan gantung, area kuliner, serta fasilitas ibadah yang menunjang kebutuhan wisatawan.
Tidak jauh dari lokasi utama, wisatawan juga dapat mengunjungi Curug Dipacandra yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter. Kedua objek wisata tersebut berada dalam satu kawasan seluas kurang lebih 18 hektare yang dilengkapi ornamen relief wayang dan gamelan sebagai identitas budaya lokal.
Pengelolaan destinasi wisata ini dinilai turut mendukung pergerakan ekonomi masyarakat desa melalui sektor pariwisata, usaha kuliner, jasa wisata, hingga penyediaan akomodasi. Keberadaan Curug Song menjadi salah satu contoh pengembangan potensi wisata berbasis desa yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sebagaimana diberitakan Media Kampung, Rabu, (17/06/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara