Dari AI hingga Bank Sampah Cilik, KKN UNS Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Warga Desa

TABANAN Upaya mewujudkan desa ramah lingkungan berbasis teknologi mendapat dorongan baru di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan (Tabanan), Bali. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mahasiswa menghadirkan berbagai inovasi yang menggabungkan teknologi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan guna mendukung terwujudnya desa hijau berkelanjutan.

Program bertajuk “Timpag Lestari: Kolaborasi Menuju Desa Hijau, Sehat, dan Berkelanjutan” berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026. Kegiatan tersebut dijalankan oleh Kelompok 181.2 KKN UNS dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah aplikasi SiPilah, yakni media edukasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk membantu anak-anak mengenali dan memilah sampah secara digital. Aplikasi tersebut dibangun menggunakan platform Google Colab dan dikembangkan melalui framework situs web Streamlit.

“Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik kini diubah paradigmanya melalui aplikasi SiPilah. Pengelolaan sampah bukan lagi sekadar kewajiban yang membosankan bagi anak-anak, melainkan aktivitas interaktif dan menyenangkan berbasis teknologi,” tulis laporan akhir kelompok tersebut, sebagaimana diberitakan Kumparan, Selasa, (09/06/2026).

Selain menghadirkan solusi digital, mahasiswa juga memperkenalkan teknologi Rocket Stove, yaitu kompor biomassa hemat energi yang dibuat menggunakan material lokal berupa bata ringan, semen, dan pasir. Teknologi tersebut diperagakan langsung kepada warga sebagai alternatif alat memasak yang lebih ramah lingkungan dan mampu mengurangi konsumsi kayu bakar.

Penguatan kesadaran lingkungan juga menyasar sektor pendidikan. Di SD Negeri 1 Timpag, mahasiswa menggelar program Eco-Pots dengan memanfaatkan galon bekas menjadi pot tanaman hias. Para siswa diajak menghias, menanam, dan menata hasil karya mereka sebagai bagian dari pengembangan lingkungan sekolah hijau.

Masih di sekolah yang sama, siswa kelas 4 hingga 6 diperkenalkan dengan teknik budidaya Kokedama, metode bercocok tanam asal Jepang yang memanfaatkan bola tanah berlapis serabut kelapa tanpa menggunakan pot plastik. Metode tersebut dinilai mampu meningkatkan kreativitas sekaligus memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan kepada peserta didik.

Sementara itu, anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Mekar II memperoleh edukasi melalui program Bank Sampah Cilik. Kegiatan tersebut bertujuan membangun kebiasaan memilah sampah sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan budaya peduli lingkungan.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, program KKN juga mendorong ekonomi sirkular melalui pelatihan upcycling bagi ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Timpag. Limbah tekstil rumah tangga dan kain perca diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi sehingga berpotensi membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Di sektor pertanian, mahasiswa bersama empat kelompok subak yakni Subak Timpag, Subak Tangle, Subak Samian, dan Subak Penatih melakukan sosialisasi perawatan jaringan irigasi. Kegiatan tersebut diperkuat dengan pelepasan benih ikan di sejumlah titik saluran air guna menjaga keseimbangan ekosistem persawahan desa.

Kepala Desa (Kades) Timpag, I Nyoman Ardika, mengapresiasi berbagai inovasi yang dihadirkan mahasiswa karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan solusi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

Meski masa pengabdian mahasiswa telah berakhir, berbagai program yang dijalankan diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan desa hijau yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan di masa mendatang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Akses Kesehatan Diperkuat, Pariaman Dapat Bantuan Sanitasi dan Alkes PICU-NICU

PDF đź“„KOTA PARIAMAN – Percepatan peningkatan layanan kesehatan masyarakat menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman …

Pemdes Salassae Tampung Aspirasi Kader Posyandu untuk Program Kesehatan Anak

PDF đź“„BULUKUMBA – Usulan penyediaan sarana bermain anak menjadi salah satu perhatian utama dalam Rembuk …

Jabar Sabet Penghargaan Kemendagri Berkat Keberhasilan Program Desa

PDF đź“„YOGYAKARTA – Keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting mengantarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *