SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyiapkan lima tim mahasiswa untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat di desa melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026. Seluruh tim yang berhasil memperoleh pendanaan nasional tersebut mendapatkan pembekalan khusus agar mampu menghadirkan inovasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat desa.
Pembekalan digelar oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS di Gedung Induk Siti Walidah, Surakarta, pada Rabu (03/06/2026). Kegiatan itu difokuskan pada penguatan tata kelola program, administrasi, pelaporan, serta strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Talenta Inovasi dan Prestasi UMS, Muhammad Al Fatih Hendrawan, menekankan pentingnya kesiapan organisasi mahasiswa dalam mengelola program secara profesional agar tujuan pemberdayaan masyarakat dapat tercapai.
“Pembekalan ini bertujuan memperkuat pemahaman tim pelaksana dalam mengelola program secara efektif, terukur, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Muhammad Al Fatih Hendrawan, sebagaimana diberitakan PWM Jateng, Selasa, (09/06/2026).
Menurutnya, kemampuan mengelola administrasi dan pelaksanaan program menjadi faktor penting untuk memastikan inovasi yang dirancang mahasiswa dapat diterapkan secara optimal di desa sasaran.
Sementara itu, Wakil Rektor (Warek) I UMS, Ihwan Susila, berharap seluruh tim mampu menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan menghasilkan dampak yang berkelanjutan.
“Melalui pembekalan ini, UMS berharap seluruh tim PPK Ormawa yang lolos pendanaan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program, menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta semakin mengharumkan nama universitas melalui kontribusi nyata dan berkelanjutan,” ujar Ihwan Susila.
Dalam sesi pembekalan, mahasiswa juga mengikuti diskusi interaktif yang dimoderatori Agus Triyono. Forum tersebut dimanfaatkan peserta untuk membahas berbagai tantangan yang berpotensi muncul saat pelaksanaan program di desa, mulai dari pengelolaan kegiatan hingga penyusunan laporan.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Misbahqul Umam, menilai pembekalan tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan program sebelum mahasiswa diterjunkan ke wilayah binaan.
“Pembekalan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan PPK Ormawa serta membantu tim dalam mempersiapkan program yang akan dijalankan,” ujar Misbahqul Umam.
Keberangkatan lima tim mahasiswa tersebut diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa melalui inovasi sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara