BOGOR – Akses jalan yang menghubungkan Kampung Kebon Awi, Desa Nanggung, dengan Kampung Cibeureum, Desa Curug Bitung, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah warga menghentikan rombongan Bupati Bogor saat melintas di Kecamatan Nanggung untuk menyampaikan tuntutan perbaikan infrastruktur yang telah lama rusak.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (03/06/2026) ketika Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam perjalanan usai mengikuti upacara puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Lapangan Citalahab. Warga memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan desa yang dinilai menghambat aktivitas masyarakat.
Sejumlah warga membentangkan spanduk berisi tuntutan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera memperbaiki ruas jalan yang menghubungkan dua kampung di wilayah Desa Nanggung dan Desa Curug Bitung. Jalan tersebut disebut telah lama mengalami kerusakan tanpa perbaikan yang memadai.
Alih-alih melanjutkan perjalanan, Rudy Susmanto memilih turun dari kendaraan dan berdialog langsung dengan warga yang menyampaikan keluhan mereka.
“Tenang dulu, tenang,” ucap Rudy kepada warga.
Dalam dialog tersebut, Rudy menyatakan pemerintah daerah telah mengetahui kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat.
“Bapak-ibu tau jalan Malasari? Sudah berapa tahun tidak dibenahi? 80 tahun. Saya baru menjabat satu tahun dua bulan. Bapak-ibu gak perlu demo, kami kemarin kami sudah dengar walaupun jalan desa, nanti pemerintah kabupaten ikut membantu,” sambung Rudy, sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis, (04/06/2026).
Meski mendapat penjelasan tersebut, warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan, namun belum memperoleh hasil yang diharapkan.
“Cuma percuma pak, udah berapa tahun kami jalan seperti ini,” timpal salah satu warga.
Menanggapi hal itu, Rudy memastikan bahwa perbaikan jalan akan mulai direalisasikan pada tahun ini sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kalau tahun ini jalannya saya benerin, undang saya syukuran bareng-bareng ya,” lanjut Rudy yang disambut riuh warga.
Selain menyampaikan komitmen perbaikan jalan, Rudy juga mengimbau warga agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Setelah memperoleh kepastian tersebut, aksi warga berakhir dengan damai tanpa insiden.
Sebelum meninggalkan lokasi, Rudy turut memberikan bantuan kepada warga setempat.
“Siapa yang dituain di sini? Ini ada uang Rp 10 juta, pake buat ngeliwet,” tutup Rudy.
Peristiwa ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur desa, terutama akses jalan yang menjadi penunjang utama mobilitas, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik di wilayah pedesaan Kabupaten Bogor. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara