Hujan Deras Picu Longsor di Pangandaran, Warga Minta Penanganan Cepat

PANGANDARAN – Longsor yang terjadi di tebing jalan Dusun Sindangkasih, Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran mengancam permukiman warga setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi drainase yang dinilai kurang memadai serta lalu lintas kendaraan bermuatan berat diduga turut memperparah kerusakan di lokasi.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (20/05/2026) itu menyebabkan sebagian tebing jalan amblas dengan kedalaman belasan meter. Warga setempat khawatir longsor susulan dapat terjadi apabila curah hujan kembali tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Seorang warga, Hilman Maulana, mengatakan titik longsor berada di tikungan jalan RT 09/RW 15 Dusun Sindangkasih. Tebing yang runtuh diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter.

“Semua air mengalirnya ke situ, sementara di lokasi tidak ada saluran pembuangan air yang memadai. Selama ini air hanya ditahan menggunakan tanggul tanah saja,” ujarnya, sebagaimana dilansir Harapan Rakyat, Minggu (24/05/2026).

Menurut Hilman, tingginya intensitas hujan membuat debit air yang berasal dari kawasan permukiman dan area masjid di bagian atas meningkat drastis. Kondisi tersebut menyebabkan tanggul tanah yang selama ini menjadi penahan aliran air tidak mampu menahan tekanan sehingga jebol dan memicu longsor.

Ia juga menyebut aktivitas kendaraan bertonase berat yang kerap melintasi jalur tersebut diduga ikut memengaruhi kestabilan struktur tanah di sekitar tebing.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Banjarharja, Hermana, membenarkan adanya longsor yang merusak tebing jalan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, area longsoran memiliki tinggi sekitar dua meter dengan panjang mencapai empat meter.

Pemdes Banjarharja telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran untuk melakukan langkah penanganan darurat guna mengurangi risiko longsor susulan yang dapat membahayakan warga maupun pengguna jalan.

“Rencana penanggulangan awal akan kita benteng menggunakan karung. Saat ini sudah ada bantuan dari BPBD Kab Pangandaran, dan pengerjaannya akan dilakukan secara gotong royong bersama warga,” pungkasnya.

Penanganan sementara diharapkan dapat menahan pergerakan tanah sembari menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait untuk memperkuat struktur tebing dan memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kekeringan Melanda, Sawah Desa Kedongdong Dapat Pasokan Air Darurat

PDF đź“„Persawahan Desa Kedongdong, Cirebon, mendapat penanganan darurat melalui pengaturan giliran aliran air dan pemasangan …

Jelang Pemungutan Suara, Kesiapan Pilkades 64 Desa Diperketat

PDF đź“„Sebanyak 64 desa di Manggarai Barat memasuki tahap akhir persiapan Pemilihan Kepala Desa serentak …

Listrik Desa Nyamuk Menyala Lagi, Gotong Royong Warga Jadi Kunci

PDF đź“„Gotong royong warga menjadi bagian penting dalam pemulihan listrik Desa Nyamuk setelah pasokan padam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *