Pemdes Banjar Ratu Optimistis Wujudkan Desa Bebas Stunting

LAMPUNG UTARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Banjar Ratu, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara menggelar Musyawarah Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah memperkuat sinergi pencegahan stunting melalui program kesehatan masyarakat berbasis desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (18/05/2026) itu dihadiri Kepala Desa (Kades) Banjar Ratu Sohenda, perangkat desa, tenaga kesehatan, kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), pendamping desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai program prioritas yang akan dijalankan pada 2026, mulai dari peningkatan gizi balita, pelayanan kesehatan ibu hamil, edukasi pola hidup sehat, hingga penguatan layanan Posyandu di tingkat desa.

Kades Banjar Ratu Sohenda menegaskan upaya penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Pencegahan dan penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Melalui rembuk stunting ini, kita berharap dapat menyusun program yang tepat sasaran demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Sohenda sebagaimana diberitakan Ontv, Selasa (19/05/2026).

Selain membahas peningkatan layanan kesehatan, rembuk stunting juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pemenuhan asupan gizi seimbang bagi anak sejak usia dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah desa.

Pemdes Banjar Ratu berharap hasil musyawarah dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan desa yang lebih efektif dan terarah dalam mendukung target penurunan stunting di Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antarunsur desa demi menciptakan lingkungan sehat dan generasi bebas stunting di masa mendatang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Banjir Sungai Mentaya Ganggu Aktivitas Warga dan Infrastruktur Desa

PDF đź“„SAMPIT – Banjir akibat meluapnya Sungai Mentaya masih merendam enam desa di wilayah utara …

Desa Rawaurip dan Mekarsari Diterjang Banjir, Jalur Nasional Lumpuh

PDF đź“„CIREBON – Banjir kiriman dari wilayah hulu melumpuhkan jalur nasional Pantai Utara (Pantura) di …

Pemkab Lumajang Kolaborasi dengan Pemprov Jatim Atasi Banjir Kutorenon

PDF đź“„LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan penanganan banjir di Dusun Biting, Desa Kutorenon, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *