SIGI – Banjir kiriman akibat luapan sungai di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyebabkan jembatan penghubung antar dusun di Desa Mataue putus dan membuat puluhan kepala keluarga terisolasi sejak Sabtu (16/5/2026) malam. Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga, termasuk akses menuju fasilitas umum dan jalur distribusi kebutuhan masyarakat.
Hujan deras disertai angin yang mengguyur wilayah Kulawi sejak pukul 18.00 WITA memicu kenaikan debit sungai secara drastis. Sekitar pukul 22.15 WITA, arus sungai meluap dan menghantam akses penghubung di Dusun 2 Desa Mataue hingga terputus.
Akibatnya, sekitar 30 kepala keluarga di dusun tersebut hanya dapat melintas dengan berjalan kaki. Kelompok rentan seperti balita, lanjut usia, dan penyandang disabilitas turut terdampak karena kesulitan menjangkau fasilitas umum dan layanan dasar.
Selain di Desa Mataue, banjir juga melanda Desa Boladangko. Material lumpur dan kayu sempat menutup akses menuju kantor desa, sekolah dasar, taman kanak-kanak/pendidikan anak usia dini (TK/PAUD), serta gereja.
Warga bersama aparat desa kemudian melakukan pembersihan secara mandiri sehingga jalan sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan catatan debit sungai tetap normal.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan assessment dan koordinasi dengan aparat desa untuk penanganan darurat. Warga Desa Mataue kini membutuhkan pembangunan jembatan darurat, bronjong, serta alat berat guna membersihkan material sisa banjir.
Hingga Senin (18/5/2026), belum ada laporan korban jiwa maupun pengungsi. Namun aktivitas masyarakat di Dusun 2 Desa Mataue masih terganggu akibat akses utama yang terputus.
Peristiwa tersebut sebagaimana diberitakan Tribun Palu, Senin, (18/05/2026). Pemerintah daerah diharapkan segera mempercepat penanganan infrastruktur darurat agar mobilitas warga kembali normal dan risiko bencana susulan dapat diminimalkan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara