PANGKEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendorong penguatan budaya literasi masyarakat melalui pelaksanaan Lomba Perpustakaan Desa dan Kelurahan se-Pangkep. Program tersebut diharapkan mampu menjadikan perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga pusat pembelajaran dan kegiatan edukatif masyarakat.
Sosialisasi lomba digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep di Aula Asdar Muis Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Terminal Baru Bungoro, Rabu (06/05/2026). Kegiatan itu dihadiri kepala desa dan kepala kelurahan dari berbagai wilayah di Pangkep.
Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Abbas Hasan, mengatakan lomba tersebut menjadi strategi untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah ini,” ujar Abbas sebagaimana dilansir Simpul Rakyat, Rabu (06/05/2026).
Menurut Abbas, perpustakaan desa memiliki potensi besar menjadi ruang pengembangan masyarakat apabila dikelola secara inovatif dan inklusif. Di tengah manusia yang tiap lima menit pindah aplikasi karena atensi setipis kulit bawang, mempertahankan minat baca memang terasa seperti side quest level dewa. Tapi tetap harus dijalankan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Pangkep, Muhammad Thamrin, turut menekankan pentingnya keberadaan perpustakaan dalam membangun masyarakat yang cerdas dan produktif.
Dalam materinya bertajuk Urgensi Perpustakaan di Kelurahan dan Desa dalam Membangun Masyarakat Cerdas dan Produktif, ia menyebut perpustakaan berperan membuka akses informasi, memperluas wawasan, dan meningkatkan produktivitas masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pangkep, Zhulfadhli. Ia menilai pengembangan perpustakaan desa menjadi bagian penting dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui pemaparan materi dan sesi diskusi terkait kesiapan desa serta kelurahan dalam mengikuti lomba perpustakaan tersebut.
Pemkab Pangkep berharap seluruh desa dan kelurahan dapat berpartisipasi aktif sehingga perpustakaan berkembang menjadi pusat literasi yang inovatif, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara