POLMAN – Akses jalan yang sempat terganggu akibat vegetasi liar dan drainase tersumbat di Lingkungan Oting, Kelurahan Balanipa, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), mulai ditata melalui aksi gotong royong warga bersama mahasiswa, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan bahu jalan dan saluran air guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat, pemerintah lingkungan, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tomakaka Mamuju angkatan XVIII ini menyasar pohon besar dan tanaman liar yang dinilai berisiko bagi pengendara. Selain itu, pembersihan juga dilakukan pada drainase yang tersumbat sampah dan menimbulkan bau tidak sedap.
Kepala Lingkungan Oting, Rahmat Hariadi, mengatakan kegiatan tersebut berhasil menyingkirkan potensi bahaya di sepanjang jalan lingkungan.
“Bakti sosial ini setidaknya berhasil menebang satu pohon besar yang tumbuh di bahu jalan serta sejumlah tanaman lain yang tumbuh liar,” kata Rahmat kepada wartawan sebagaimana diberitakan Tribun Sulbar, Jumat, (01/05/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait fungsi badan jalan, bahu jalan, dan drainase yang tidak boleh dimanfaatkan untuk penanaman atau pembangunan.
“Bakti sosial dengan membersihkan bahu jalan merupakan langkah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman sesuai aturan,” ujarnya.
Selain meningkatkan keamanan lalu lintas, aksi gotong royong ini juga memperkuat kebersamaan antara warga dan mahasiswa. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas lingkungan serta mencegah potensi gangguan akses jalan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara