Cirebon Tetapkan 6 Desa Wisata Unggulan 2026, Ini Daftarnya

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat (Jabar), menetapkan enam desa wisata sebagai prioritas pengembangan pada 2026 guna memperkuat daya saing sektor pariwisata berbasis desa sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Kebijakan tersebut diumumkan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon setelah melakukan pemetaan terhadap 90 desa wisata yang terdaftar. Dari hasil evaluasi, sekitar 20 desa dinilai potensial, namun hanya enam desa yang memenuhi standar unggulan nasional.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Dadan Subandi, mengatakan penetapan ini mengacu pada indikator Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia. “Penilaian mengacu pada indikator dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia, terutama terkait kesiapan dan kualitas pengelolaan destinasi,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Jumat, (01/05/2026).

Ia menjelaskan, aspek yang dinilai mencakup prinsip kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sebagai syarat utama dalam menarik wisatawan.

Adapun enam desa wisata unggulan tersebut meliputi Desa Gegesik Kulon, Desa Cikalahang, Desa Belawa, Desa Mundupesisir, Desa Talun, dan Desa Pengarengan. Masing-masing desa memiliki keunggulan berbeda, mulai dari kekuatan seni budaya, wisata keluarga, konservasi satwa, hingga pengembangan ekowisata dan kuliner lokal.

Dadan menyebut Desa Gegesik Kulon menonjol dalam sektor seni tradisional seperti tari topeng, sintren, dan wayang kulit. Sementara Desa Cikalahang dikenal dengan wisata keluarga berbasis alam, sedangkan Desa Belawa mengusung konservasi kura-kura sebagai daya tarik utama.

Selain itu, Desa Mundupesisir dan Desa Pengarengan fokus pada pengembangan ekowisata mangrove, sedangkan Desa Talun mengandalkan potensi kuliner sebagai magnet wisata. “Setiap desa ini memiliki daya tarik dan keunikan yang bisa menjadi magnet untuk mendatangkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Pemkab Cirebon berencana mendorong keenam desa tersebut mengikuti ajang tingkat nasional yang diselenggarakan Kemenpar sebagai bagian dari strategi promosi dan peningkatan kualitas destinasi wisata desa.

Melalui langkah ini, diharapkan desa wisata di Cirebon mampu berkembang secara berkelanjutan, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi kearifan lokal. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Program Jamban Mandiri Dorong Perubahan Perilaku Warga Pagar Dewa

PDF đź“„OKU – Upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di pedesaan terus diperkuat melalui intervensi sanitasi …

Edukasi Lintas Generasi, UT Bangun Kesadaran Bencana di Desa Sekumur

PDF đź“„ACEH TAMIANG – Upaya penguatan ketangguhan desa terhadap bencana dan peningkatan sanitasi masyarakat di …

Satgas TMMD Manfaatkan Limbah Galian untuk Infrastruktur Desa

PDF đź“„LAHAT – Upaya percepatan pembangunan sarana sanitasi di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *