PANDEGLANG – Aksi protes tak biasa dilakukan Kepala Desa (Kades) Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Mukra, yang menanam padi di jembatan rusak sebagai bentuk kritik terhadap lambannya perbaikan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang. Aksi tersebut terjadi pada Jumat (17/4/2026) pukul 13.30 WIB dan viral di media sosial.
Aksi simbolik itu muncul sebagai respons atas kondisi empat jembatan rusak di Desa Cipinang yang telah lama tidak diperbaiki, sehingga menghambat aktivitas masyarakat. Dalam rekaman video yang beredar, Mukra terlihat menancapkan bibit padi di bagian jembatan yang berlubang dan tergenang air.
“Harapannya cepat diperbaiki, karena masyarakat selalu menilai pemerintah desa tidak bertanggung jawab. Yang sering disalahkan itu kepala desa. Di Desa Cipinang ada empat jembatan yang tidak bisa dilalui, masyarakat berharap segera diperbaiki atau dibangun,” tegas Mukra, sebagaimana diberitakan Masviral, Minggu, (19/04/2026).
Mukra mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali berkomunikasi dengan dinas teknis terkait. Namun, hingga kini belum ada realisasi perbaikan yang konkret.
“Tadi saya ditelepon pihak PU, katanya akan segera ditindaklanjuti, tapi selama ini baru sebatas janji,” ujarnya.
Warga setempat menilai aksi tersebut merupakan bentuk akumulasi kekecewaan yang sudah berlangsung lama. Adit, salah satu warga, menyebut kondisi jembatan yang rusak telah berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.
“Penanaman padi itu karena kekecewaan. Jembatan ini sudah lama rusak, tapi belum juga dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Kerusakan infrastruktur tersebut menyebabkan terganggunya mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan. Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait rencana perbaikan jembatan tersebut.
Aksi protes yang dilakukan Kades Cipinang ini menjadi sorotan publik sekaligus pengingat pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah desa demi mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara