Pemerintah Dorong Desa Jadi Subjek Ekonomi Lewat KDKMP

MAGELANG – Fokus pemerintah terhadap penguatan ekonomi desa memasuki tahap baru setelah Kementerian Koperasi mendorong percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai simpul utama distribusi dan produksi di tingkat akar rumput. Di hadapan para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan bahwa keberadaan puluhan ribu KDKMP ditargetkan menjadi penggerak ekonomi berbasis desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkop saat menjadi narasumber dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah bagi Ketua DPRD kabupaten/kota se-Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Dalam forum itu, Menkop juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor koperasi desa, sebagaimana diberitakan Bisnistoday, Senin (20/04/2026).

Menkop mengungkapkan, pembentukan lebih dari 83 ribu kelembagaan KDKMP kini telah memasuki fase operasionalisasi. Hingga saat ini, pembangunan infrastruktur berupa gedung koperasi yang rampung sepenuhnya telah mencapai sekitar 5.500 titik di berbagai daerah.

“Per hari ini pembangunan gedung yang sudah selesai 100% sudah 5.500 titik. Ini tidak lepas juga dari dukungan dari teman-teman dari daerah, provinsi, kabupaten, kota yang ada,” ujar Menkop.

Ia menjelaskan, KDKMP dirancang memiliki tiga fungsi utama. Pertama, sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, termasuk barang subsidi dan kebutuhan harian masyarakat. Kedua, sebagai off-taker atau pihak yang menyerap hasil produksi masyarakat desa dan kelurahan. Ketiga, sebagai perpanjangan tangan program pemerintah pusat dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Menurut Menkop, keberadaan KDKMP akan menggeser posisi masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku aktif dalam kegiatan ekonomi. Hal ini diharapkan mampu membangun sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berbasis gotong royong.

“Ini akan mengubah betul-betul mindset ekonomi Indonesia dan diharapkan secara bertahap sistem ekonomi kita akan kembali berbasis kepada kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan. Karena nanti misalkan di gerai-gerai sembako yang dijual di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu adalah barang-barang yang juga diisi oleh produk-produk UMKM lokal,” ujar Menkop.

Dengan dukungan DPRD di tingkat daerah, pemerintah berharap implementasi KDKMP tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa serta memperkuat struktur ekonomi nasional dari bawah. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kekeringan Landa 15 Desa di Malang, 19.013 Jiwa Terdampak

PDF đź“„MALANG – Kekeringan yang melanda 15 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa …

Lima Calon Kades Cibogo Resmi Kantongi Nomor Urut Pilkades 2026

PDF đź“„SUBANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, memasuki tahapan penetapan …

334 Perangkat Desa Kosong Hampir 3 Tahun, DPRD Batang Soroti Pelayanan Warga

PDF đź“„BATANG – Pengisian 334 formasi perangkat desa yang kosong di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *