Desa Topanda Resmi Jadi Desa Cantik, Tata Kelola Data Diperkuat

BULUKUMBA – Pemerintah Desa (Pemdes) Topanda, Kecamatan Rilau Ale, resmi dicanangkan sebagai lokasi program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada Kamis (16/4/2026), sebagai upaya memperkuat kualitas tata kelola data desa yang akurat dan berbasis kebutuhan pembangunan.

Pencanangan tersebut dilakukan melalui penandatanganan komitmen bersama antara Kepala Desa (Kades) Topanda Andi Jemma dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bulukumba, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulukumba dalam kegiatan bertajuk Pencanangan dan Sosialisasi Desa Cantik dan Pembinaan Desa di Kecamatan Rilau Ale.

Program Desa Cantik ini menempatkan Topanda sebagai salah satu desa percontohan atau pilot project dalam penguatan statistik sektoral di tingkat desa, bersama Desa Bontomate’ne dan Desa Tanah Harapan di Kecamatan Rilau Ale.

Kades Topanda Andi Jemma menyatakan bahwa penunjukan desa tersebut menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data yang lebih profesional dan terintegrasi.

“Kami sangat bersyukur Desa Topanda terpilih sebagai salah satu lokus Desa Cantik. Ini adalah momentum bagi kami untuk meningkatkan kapasitas aparat desa dalam mengelola statistik desa. Data yang akurat sangat krusial bagi kami untuk menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, sehingga kesejahteraan warga Topanda benar-benar dapat terwujud secara maksimal,” ujarnya sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Jumat (17/4/2026).

Melalui program ini, Pemdes Topanda akan mendapatkan pendampingan intensif dari BPS, Diskominfo, dan DPMD, mulai dari metode pengumpulan data, pengolahan, hingga penyajian statistik desa sesuai standar yang berlaku.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan desa berbasis data riil, sehingga lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan sistem data juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa di tengah tuntutan tata kelola modern.

Ke depan, implementasi Desa Cantik di Topanda diharapkan tidak hanya memperbaiki sistem pendataan, tetapi juga menjadi model bagi desa lain dalam mengoptimalkan perencanaan pembangunan berbasis data. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Paskah Oikumene di Bolsel Tegaskan Harmoni di Tengah Keberagaman Warga

PDF đź“„BOLAANG UKI – Perayaan Paskah Oikumene 2026 yang digelar di kawasan Hunian Tetap (Huntap) …

Ribuan Warga Padati Gebyar Sholawatan di Pancur Bojonegoro

PDF đź“„BOJONEGORO – Tradisi Sedekah Bumi di Desa Pancur, Kecamatan Temayang, tidak lagi sekadar seremoni …

Posbankum Desa di Kalbar Diperkuat, Akses Hukum Makin Dekat

PDF đź“„PONTIANAK – Akses keadilan bagi masyarakat desa di Kalimantan Barat (Kalbar) diperkuat melalui peningkatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *