Andungsari Tiris Perkuat Ketahanan Desa dari Longsor

PROBOLINGGO – Pemerintah Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, memperkuat strategi mitigasi bencana dengan membangun tembok penahan tanah (TPT) di wilayah rawan longsor serta meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai bagian dari pembangunan desa berbasis keselamatan dan kesejahteraan warga.

Pemerintah Desa (Pemdes) Andungsari menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan layanan sosial menjadi dua fokus utama tahun ini, terutama karena kondisi geografis desa yang didominasi area tebing dan rawan pergeseran tanah. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan risiko bencana sekaligus meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat di tingkat desa sebagaimana diberitakan Jawa Pos Radar Bromo, Jumat, (17/4/2026).

Bendahara Desa Andungsari, Andry Tri Wibowo, menyampaikan bahwa separuh wilayah desa berbatasan langsung dengan tebing sehingga berpotensi terjadi longsor kapan saja. “Bencana longsor sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Sebab, wilayah desa banyak yang berbatasan dengan tebing. TPT perlu dibangun pada titik-titik potensi longsor,” katanya.

Pada tahun ini, Pemdes Andungsari akan membangun TPT di RT 12/RW 4, Dusun Paleran dengan panjang 50 meter dan tinggi 2,5 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat badan jalan yang sebelumnya pernah terdampak longsor akibat erosi air hujan, sekaligus menjaga akses transportasi warga agar tetap aman dan stabil.

“Jalan yang dibangun TPT ini sebelumnya pernah longsor dan tergerus air hujan. Agar lebar jalan tidak berkurang, maka akan dibangun TPT. Ruas jalan cukup panjang, jadi kami realisasikan bertahap,” ucapnya.

Selain fokus pada mitigasi bencana, Pemdes Andungsari juga melanjutkan penguatan infrastruktur ekonomi melalui peningkatan akses menuju kawasan wisata Ranu Merah. Tahun sebelumnya, pemerintah desa telah melakukan pengaspalan paving jalan sepanjang 320 meter di RT 4/RW 1, Dusun Krajan, yang menjadi jalur utama menuju destinasi wisata unggulan tersebut.

Sebelum dilakukan perbaikan, akses jalan menuju wisata masih berupa tanah dan kerap licin saat musim hujan, sehingga menghambat mobilitas pengunjung. Dengan perbaikan tersebut, pemerintah desa berharap kunjungan wisata dapat meningkat seiring dengan membaiknya akses infrastruktur.

“Potensi wisata harus didukung dengan infrastruktur yang baik. Jadi, untuk mendongkrak pengunjung kami bangun jalannya agar lebih nyaman,” jelasnya.

Di sektor kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Probolinggo bersama Pemdes Andungsari terus menguatkan layanan Posyandu yang mencakup balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) di lima dusun, yakni Krajan, Segaran, Paleran, Temporan, dan Kongsi.

Kegiatan Posyandu menyasar sekitar 150 balita, 150 lansia, dan 50 ibu hamil dengan layanan pemeriksaan rutin serta edukasi kesehatan. Pemenuhan gizi juga diperkuat melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), yang mencakup lauk, makanan ringan, dan buah-buahan dengan kandungan gizi terukur.

Bidan Desa Andungsari bersama kader Posyandu turut memastikan deteksi dini kesehatan berjalan optimal untuk mencegah risiko penyakit sejak awal, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.

“Sampai saat ini, PMT masih berlangsung. Tetapi ke depan kami akan menyesuaikan dengan program Pemerintah Pusat. Khususnya berkaitan dengan pemenuhan gizi balita, lansia, dan ibu hamil,” bebernya.

Rangkaian pembangunan ini menunjukkan bahwa Desa Andungsari tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan kesehatan dan pencegahan risiko bencana secara terpadu. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pantai Hi’a Lewomada, Surga Tersembunyi di Utara Sikka

PDF đź“„SIKKA – Desa Lewomada di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai …

Desa Wisata Banyuwangi Melejit di 2026, Kunjungan Naik 30 Persen

PDF đź“„BANYUWANGI – Tren pariwisata berbasis desa semakin menguat pada 2026, dengan Kabupaten Banyuwangi, Jawa …

Bunga Bangkai Jadi Game Changer Wisata Desa Subulussalam

PDF đź“„SUBULUSSALAM – Fenomena langka berupa mekarnya bunga bangkai di kawasan objek wisata Kolam Ratu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *