Pemkab Sidoarjo Tanam Ribuan Pohon, Budaya Peduli Lingkungan Mulai Dibangun

SIDOARJO Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mulai memperluas gerakan penghijauan hingga ke tingkat desa dan lembaga pendidikan melalui program Gerakan Sidoarjo Asri. Program tersebut diawali dengan penanaman pohon pucuk merah secara simbolis di kawasan Flyover Aloha dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (12/06/2026).

Gerakan yang mengusung konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah itu melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program satu ASN satu pohon pucuk merah. Ribuan bibit pohon ditanam serentak di sejumlah titik, mulai dari taman kota, ruang terbuka hijau, hingga sempadan jalan yang memerlukan tambahan vegetasi.

Bupati Sidoarjo Subandi bersama Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana memimpin langsung kegiatan penanaman pohon yang menjadi simbol dimulainya Gerakan Sidoarjo Asri. Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemkab Sidoarjo terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Kegiatan ini untuk mendukung program Indonesia Asri dari Bapak Presiden. Hari ini kita menanam pohon pucuk merah dengan gerakan satu ASN satu pohon. Ini merupakan langkah nyata untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan nyaman,” ujar Subandi.

Menurutnya, penghijauan tidak hanya mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga memberikan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penurunan suhu lingkungan, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Subandi menegaskan pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

“Lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan partisipasi seluruh masyarakat agar Sidoarjo tetap menjadi daerah yang nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Pemkab Sidoarjo berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Sidoarjo Asri ke berbagai desa, sekolah, dan komunitas masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan sejak dini sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

“Nanti tidak hanya ASN saja. Kami berharap sekolah-sekolah juga ikut berpartisipasi dalam Gerakan Sidoarjo Asri ini. Jika seluruh elemen bergerak bersama, saya optimistis Sidoarjo yang aman, sehat, resik, dan indah akan terus terwujud,” ujarnya.

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menambahkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga alam melalui tindakan sederhana, seperti menanam pohon dan menjaga kebersihan lingkungan.

Gerakan Sidoarjo Asri diharapkan menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan yang menghadirkan ruang hidup lebih hijau, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, sebagaimana diwartakan Surya, Jumat (12/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Transparansi Dipertanyakan, Pembangunan KOPdes di Morotai Disorot

PDF đź“„PULAU MOROTAI – Transparansi pembangunan Gerai Koperasi Desa (KOPdes) Merah Putih di Kabupaten Pulau …

Mahasiswa Vokasi UNAIR Dorong Kesadaran Masyarakat soal Keamanan Penggunaan Obat

PDF đź“„GRESIK – Upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui edukasi penggunaan obat yang …

Pemprov Kalsel Dekatkan Layanan Perizinan, Ratusan Kapal Nelayan Terlayani

PDF đź“„KOTABARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mempercepat legalisasi armada nelayan melalui layanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *