LOMBOK TENGAH – Turnamen Kejuaraan Cabang (Kejurcab) olahraga domino yang digelar di Desa Aikbukak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, menjadi ajang penjaringan atlet potensial sekaligus penguatan olahraga berbasis komunitas desa. Kegiatan yang berlangsung pada 13–14 April 2026 ini berhasil melahirkan pasangan juara yang dipersiapkan menuju tingkat provinsi.
Kejurcab tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Domino Indonesia (FODI) Lombok Tengah dan diikuti 12 pemain utama serta enam cadangan yang tergabung dalam enam tim. Pertandingan berlangsung di Angkringan Oncol dengan suasana kompetitif selama dua hari.
Hasil akhir menetapkan pasangan Irsan Saputra dan Christa dari Tim Coun Tour sebagai juara, sementara posisi runner up diraih Islahudin dan Muhamad Helmi dari Tim LMB.
Ketua Pengcab FODI Lombok Tengah, Muhamad Haerudin, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi langkah awal untuk menyeleksi atlet domino yang akan mewakili daerah pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tingkat Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Kita berhasil menjaring bakat-bakat domino di Lombok Tengah. Tentunya kita akan membawa mereka mengikuti Kejurprov,” kata Heru sapaan akrabnya.
Ia juga mengapresiasi semangat peserta meskipun jumlahnya masih terbatas, namun dinilai memiliki kualitas permainan yang kompetitif.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta. Meskipun jumlahnya masih terbatas, kualitas permainan mereka cukup tinggi dan kompetitif,” ujarnya.
Menurutnya, Kejurcab ini merupakan bagian dari strategi pembinaan atlet domino di tingkat lokal yang diharapkan mampu melahirkan pemain berdaya saing hingga level nasional.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet domino, sekaligus mencari bibit-bibit muda yang bisa bersaing di level provinsi bahkan nasional.”
Ke depan, pihaknya berencana meningkatkan skala turnamen dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai kecamatan di Lombok Tengah.
“Ke depan, kami berharap Kejurcab ini bisa digelar lebih besar lagi, dengan peserta yang lebih banyak dari seluruh kecamatan di Lombok Tengah,” katanya.
Selain itu, pembinaan lanjutan juga akan dilakukan melalui program latihan rutin dan seleksi berjenjang guna mempersiapkan tim terbaik menghadapi Kejurprov.
“Setelah ini kami akan melakukan pembinaan lanjutan, termasuk latihan rutin dan seleksi untuk mempersiapkan tim terbaik menuju Kejurprov,” jelasnya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dapat mendorong perkembangan olahraga domino agar semakin dikenal luas.
“Kami juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat agar olahraga domino bisa berkembang dan lebih dikenal,” ujarnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara