Petani Kabuna Siap Suplai Bahan Lokal untuk MBG

ATAMBUA, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Desa Kabuna menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan potensi pertanian dan peternakan lokal. Dukungan tersebut dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran petani desa sekaligus mendorong ketahanan pangan berbasis wilayah.

Kepala Desa Kabuna, Adrianus Yosep Laka, mengungkapkan bahwa secara prinsip pihaknya mendukung penuh program MBG. Menurutnya, para petani di desa setempat memiliki beragam komoditas pertanian yang siap disuplai untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan program tersebut.

Ia menjelaskan bahwa budidaya pertanian di Desa Kabuna cukup beragam, mulai dari sayur-mayur, bumbu dapur, hingga hasil peternakan seperti daging ayam, sapi, dan kambing. Potensi tersebut dinilai memadai untuk menopang kebutuhan bahan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

Meski demikian, Adrianus menyoroti adanya persoalan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait kepastian harga jual komoditas hasil panen petani. Menurutnya, tanpa skema harga yang adil dan menguntungkan, partisipasi petani dalam mendukung program MBG berpotensi menghadapi kendala.

Ia berharap ke depan terdapat kebijakan yang mampu mengakomodasi kepentingan petani, sehingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani desa sebagai pemasok utama bahan pangan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Jayapura dan Jayawijaya Perkuat Koperasi untuk Pemerataan Pembangunan

PDF 📄PAPUA – Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terus diperkuat di sejumlah wilayah Papua …

KDMP Dinilai Hadapi Risiko Korupsi Jika Tata Kelola Tak Diperkuat

PDF 📄JAKARTA – Evaluasi terhadap tata kelola program berskala besar menjadi sorotan setelah kasus dugaan …

Desa-Desa Terdampak Kekeringan Bertambah, BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan

PDF 📄JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah daerah di Indonesia menghadapi bencana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *