Kepala Desa Asahan Pusing Hadapi Pengadaan Videotron

 Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Asahan menghadapi tantangan serius terkait pengadaan videotron yang kini menjadi perhatian publik. Videotron yang disediakan dan dipasang oleh oknum pengusaha atau pemasok tertentu membuat sejumlah kepala desa merasa kesulitan mengatur proses pengadaan dan penggunaannya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai transparansi dan tata kelola aset desa. Beberapa kepala desa mengaku merasa “pusing tujuh keliling” karena tidak hanya harus memastikan kualitas dan harga videotron, tetapi juga mematuhi regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah desa.

Masalah ini menjadi sorotan karena pengadaan videotron di beberapa desa dinilai tidak selalu mengikuti prosedur resmi yang baku, sehingga rawan menimbulkan kesalahpahaman antara penyedia dan pihak desa.

Langkah antisipatif dari kepala desa dan perangkat desa diharapkan dapat menjaga akuntabilitas, sekaligus memastikan penggunaan videotron benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, misalnya untuk sosialisasi program desa, informasi publik, dan promosi potensi lokal.

Meski menghadapi kendala, sejumlah kepala desa menyatakan komitmen untuk tetap transparan dan berhati-hati dalam pengadaan, agar perangkat desa dan masyarakat tidak dirugikan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Delapan Kecamatan di Kendal Masuk Prioritas Bantuan Air Bersih

PDF đź“„KENDAL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal menyiapkan distribusi bantuan air bersih …

Mahasiswa Unhas Dorong Transformasi Desa Lewat Pengelolaan Sampah dan UMKM Digital

PDF đź“„BANTAENG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) …

UMB Gandeng Karang Taruna Bangun Sistem Sampah Berkelanjutan di Tangerang

PDF đź“„TANGERANG – Universitas Mercu Buana (UMB) memperkuat pemberdayaan masyarakat di Desa Pondok Kelor, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *