Desa Naik Kelas: Sumbawa dan Muba Perkuat Kapasitas Aparatur

TRANSFORMASI pelayanan publik di tingkat desa kian mengemuka, seiring dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Desa Muara Merang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dalam memperkuat kualitas aparatur pemerintahan desa melalui pendekatan berbeda namun sejalan: pengembangan kapasitas dan pembelajaran berbasis praktik langsung.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menginisiasi program kunjungan pembelajaran pengembangan potensi desa yang menitikberatkan pada studi lintas wilayah dan pertukaran praktik baik (best practices) antarperangkat desa. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas wawasan serta mendorong inovasi lokal sebagai penggerak utama pembangunan desa.

Sementara itu, Pemerintah Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, memilih pendekatan berbasis pelatihan langsung guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Pelatihan ini digelar selama tiga hari, mulai Rabu (24/07/2025) hingga Jumat (26/07/2025), di Desa Mangsang, dan melibatkan unsur Pemerintah Desa, BPD, LPM, KPM, serta kader PKK.

Pelatihan diisi oleh pemateri dari Dinas PMD Muba, Inspektorat Muba, Polres Muba, dan Kejaksaan Negeri Muba. Materi yang diberikan mencakup Pengelolaan Keuangan Desa, Kewenangan Desa, serta Peran Pemerintah Kabupaten dalam Percepatan Pembangunan Desa.

“Semoga setelah ini kapasitas, kapabilitas, serta kualitas dari perangkat Desa Muara Merang lebih meningkat lagi. Masyarakat dapat memperoleh pelayanan prima dari pemerintah desa,” ujar Kepala Desa Muara Merang, Dina Riani.

Kedua inisiatif ini mencerminkan semangat otonomi desa yang inklusif dan berbasis pelayanan. Jika Sumbawa menonjolkan strategi kolaborasi antarwilayah, maka Muba menekankan pentingnya penguatan kelembagaan internal sebagai pondasi tata kelola yang akuntabel.

Menariknya, kedua pendekatan tersebut sama-sama menjadikan aparatur desa sebagai garda terdepan pembangunan lokal. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan partisipatif, langkah-langkah peningkatan kapasitas ini menjadi kunci menghadirkan pemerintahan desa yang adaptif dan profesional.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

28.626 Manajer KDKMP Lulus, Penempatan Dikebut

PDF đź“„JAKARTA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memasuki tahap persiapan operasional setelah Kementerian Koperasi …

Dari Pertanian hingga Kusta, Program Desa Krasak Jadi Sorotan

PDF đź“„INDRAMAYU – Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, mendapat dukungan pembangunan sekitar Rp1 miliar …

RAPBN 2027, DPD Usulkan Tambahan TKD Rp45,22 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyoroti perubahan komposisi anggaran pemerintah pusat dan daerah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *