Ratusan Warga Bersihkan Danau Lido, Ini Harapan Masyarakat

Ratusan warga Kampung Tambakan bersama pemerintah dan mitra lingkungan membersihkan Danau Lido, sekaligus mendorong kegiatan pemeliharaan rutin setiap tiga bulan.

BOGOR – Warga Kampung Tambakan, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor (Bogor), berharap kegiatan pemeliharaan Danau Lido dilakukan secara rutin setiap tiga bulan. Harapan itu mengemuka dalam Aksi Bersih Danau Lido yang melibatkan ratusan warga dan sejumlah mitra lingkungan pada Minggu (01/11/2026).

Ketua Rukun Tetangga (RT) 02 Kampung Tambakan, Andriansyah, menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan danau. Menurut dia, aksi bersama akan memberikan dampak lebih besar apabila dilaksanakan secara konsisten.

“Kegiatan ini sangat baik. Setidaknya, kita bisa menjaga lingkungan bersama. Walaupun ini langkah kecil, kalau terus berjalan dan dilakukan secara konsisten, dampak positifnya akan kembali kepada masyarakat. Harapannya, agenda seperti ini bisa dilaksanakan bersama mitra dan perusahaan setiap tiga bulan sekali. Masyarakat juga terlihat sangat antusias dan bersemangat,” ujar Andriansyah.

Aksi yang diinisiasi masyarakat Kampung Tambakan itu dilakukan dengan membersihkan sampah organik dan anorganik di sepanjang tepian hingga bagian tengah Danau Lido. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat serta mendapat dukungan Pemerintah Kecamatan Cigombong, Pemerintah Desa Watesjaya, Bhumi Pasa Hijau, Danone Indonesia, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City.

Program Manager Bhumi Pasa Hijau, Nevky Emiraj Saputra, mengatakan keberhasilan menjaga danau tidak cukup diukur dari banyaknya sampah yang diangkat saat kegiatan berlangsung. Perubahan perilaku masyarakat dan keterlibatan warga dalam pengawasan lingkungan juga menjadi bagian penting dari upaya pelestarian.

“Yang kita lihat dari kegiatan ini bukan hanya aktivitasnya, tetapi juga bagaimana masyarakat mulai sadar terhadap pentingnya kebersihan. Jika dibandingkan dengan kegiatan serupa tahun lalu, jumlah sampah anorganik yang ditemukan sudah menurun. Saat ini, kita juga telah memiliki kelompok masyarakat pengawas danau yang berperan menjaga kelestariannya, termasuk dari wilayah hulu yang alirannya menuju danau,” jelas Nevky.

Dukungan pemeliharaan lingkungan juga disampaikan Kepala Divisi Pengelolaan Kawasan (Town Management Division Head) KEK MNC Lido City, Syaiful Ardiansyah. Ia menyebut 40 personel bagian pengelolaan kawasan dan Lido Lake Resort Hotel ikut bergotong royong bersama warga dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Lido membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. Dalam aksi ini, 40 personil Town Management dan Lido Lake Resort Hotel turut bergotong royong bersama masyarakat. Di luar kegiatan ini, kami juga secara rutin melakukan upaya pemeliharaan lingkungan danau, yaitu dengan pembersihan sampah dan gulma yang ada di sisis dan permukaan danau, pemantauan kualitas air danau secara berkala dan tentunya melalui kolam retensi seluas lebih kurang 5 hektar yang berfungsi menambah luasan genangan danau serta sebagai buffer zone yang diharapkan dapat menyaring kualitas air dari wilayah hulu sebelum masuk ke Danau Lido,” ungkap Syaiful.

Di luar aksi bersama, pengelola kawasan juga melakukan pembersihan sampah dan gulma, pemantauan kualitas air secara berkala, serta pemanfaatan kolam retensi seluas sekitar lima hektare. Kolam tersebut berfungsi sebagai kawasan penyangga untuk membantu menyaring aliran air dari wilayah hulu sebelum masuk ke Danau Lido.

Bagi masyarakat Cigombong, danau tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, budaya, perikanan, pariwisata, dan perekonomian warga. Karena itu, pelestariannya membutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, komunitas, serta pelaku usaha secara berkelanjutan.

Aksi Bersih Danau Lido menjadi bagian dari Festival Rakyat Danau Lido 2026 yang berlangsung sejak 10 September hingga puncak acara pada 8 November 2026. Festival tersebut menghadirkan kegiatan lingkungan, edukasi, seni budaya, perikanan, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mempertemukan masyarakat dengan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui gerakan tersebut, warga berharap kepedulian terhadap Danau Lido tidak hanya muncul ketika kegiatan bersih-bersih berlangsung. Pelaksanaan agenda secara berkala, pengawasan oleh kelompok masyarakat, dan pemeliharaan kawasan diharapkan dapat menjaga kebersihan serta keberlanjutan fungsi danau bagi generasi mendatang. []

Redaksi 01

About redaksi01

Check Also

Agroforestri Buka Akses Legal Warga Ijen Kelola Hutan Produks

PDF đź“„Kerja sama Perhutani dan Pemkab Bondowoso memberi akses legal kepada warga enam desa di …

Kader Posyandu Meranti Didorong Tingkatkan Pelayanan Rutin

PDF đź“„Gerakan Posyandu Aktif di Desa Segomeng memperkuat layanan kesehatan lintas usia sekaligus mendorong kader …

Bukan Lagi Sekadar Perkiraan, Petani Lamongan Kini Pantau Tanaman Lewat HP

PDF đź“„Pemanfaatan teknologi Internet of Things di Desa Labuhan, Lamongan, membantu petani melon dan petambak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *