Turnamen Kombiling Cup I di Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, mendapat dukungan kepolisian dan pemerintah setempat sebagai wadah pembinaan generasi muda, pengembangan olahraga, serta penguatan persatuan masyarakat.
MAMUJU TENGAH DESA NUSANTARA – Turnamen sepak bola dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus sarana memperkuat persatuan masyarakat. Semangat tersebut mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Kombiling Cup I di Lapangan Sepak Bola Dusun Babana, Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Jumat (30/10/2026).
Selain menjadi ajang kompetisi antartim, penyelenggaraan turnamen perdana tersebut mendapat dukungan kepolisian dan pemerintah setempat. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pangale turut melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Pembukaan turnamen dihadiri Camat Pangale Aci, Kepala Polsek (Kapolsek) Pangale I Nyoman Logianto, Kepala Unit (Kanit) Provost Polsek Pangale Sukaryono, Kanit Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Andarias, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Lamba-Lamba Annas, Kepala Desa (Kades) Kombiling Hamading, panitia, peserta, serta masyarakat setempat.
Camat Pangale Aci mengapresiasi inisiatif panitia yang telah menyelenggarakan kompetisi tersebut. Menurutnya, turnamen tidak semestinya hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga harus menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan membangun persaudaraan antarwarga.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi peraturan pertandingan, menghormati lawan, serta menjaga perilaku selama kompetisi berlangsung. Sportivitas menjadi hal penting agar persaingan di lapangan tidak berkembang menjadi perselisihan di tengah masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kapolsek Pangale I Nyoman Logianto. Ia menilai kompetisi olahraga masyarakat memiliki kontribusi positif dalam menyediakan ruang kegiatan yang produktif bagi generasi muda sekaligus membantu mengarahkan mereka menjauhi aktivitas negatif.
Dalam kesempatan itu, Logianto mengajak pemain, panitia, suporter, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama turnamen berlangsung.
Ia secara khusus mengingatkan peserta agar mampu mengendalikan emosi, menghormati keputusan wasit, serta tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memicu keributan antarpemain maupun suporter.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kompetisi tersebut sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan tempat mempertajam perbedaan akibat persaingan antartim.
Sebagaimana diberitakan Suwarta, Jumat (30/10/2026), Kapolres Mamuju Tengah Ari Prayitno melalui Kapolsek Pangale turut menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, kegiatan olahraga mempunyai peran dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan kedisiplinan, sportivitas, semangat persatuan, dan kebersamaan.
Kepolisian Resor (Polres) Mateng juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan positif masyarakat melalui pelayanan dan pengamanan, termasuk memberikan imbauan kepada warga guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat diharapkan menjadi modal penting untuk menjaga kelancaran seluruh pertandingan Kombiling Cup I.
Pembukaan turnamen berlangsung aman dan kondusif. Keberhasilan menjaga suasana tersebut diharapkan dapat dipertahankan hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai, sehingga Kombiling Cup I tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat kerukunan dan kebersamaan warga Pangale. []
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara