Sebanyak 279.437 pemilih di 92 desa Kabupaten Sumedang mengikuti Pilkades ElDigi dengan mekanisme pemungutan dan penghitungan suara berbasis tablet yang tetap dituntut menjamin kerahasiaan serta keamanan data.
SUMEDANG DESA NUSANTARAÂ – Pemilihan kepala desa berbasis digital di Kabupaten Sumedang mulai memperlihatkan perubahan mekanisme demokrasi di tingkat desa. Sebanyak 279.437 warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) mengikuti Pemilihan Kepala Desa Elektronik Digital (Pilkades ElDigi) secara serentak di 92 desa, Rabu (28/10/2026), dengan 295 calon kepala desa yang bersaing memperebutkan jabatan tersebut.
Penerapan sistem digital itu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), terutama terkait kesiapan teknologi, keamanan data, serta jaminan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih tanpa hambatan. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meninjau langsung pelaksanaannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kantor Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Dalam kunjungan tersebut, Dedi mengamati proses pemungutan suara menggunakan perangkat digital. Ia juga berinteraksi dengan warga yang datang ke TPS dan membantu memanggil pemilih yang telah terdaftar agar menggunakan hak pilihnya.
Dedi, yang akrab disapa KDM, turut berdiskusi dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengenai pelaksanaan Pilkades ElDigi. Pembahasan di antaranya menyangkut perbedaan jumlah pemilih di setiap desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jabar Ade Afriandi menyebut penerapan teknologi tersebut sebagai bagian dari transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa. Sebagaimana diberitakan Portaljabar, Rabu (28/10/2026), pelaksanaan Pilkades ElDigi di Sumedang mencakup sekitar 423 TPS yang tersebar di 92 desa.
Perubahan paling terlihat terdapat pada mekanisme pemberian suara. Pemilih tidak lagi menggunakan surat suara dan paku, melainkan tablet dengan menyentuh layar untuk menentukan calon yang dipilih. Penghitungan suara juga telah terintegrasi dalam sistem digital.
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara