BOLTIM – Kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Sangadi (Pilsang) Desa Buyat Satu, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mulai memasuki tahap pembentukan panitia. Melalui musyawarah pada Minggu malam, 11 Oktober 2026, lima orang ditetapkan untuk mengawal persiapan pemilihan di tingkat desa.
Muhammad Efendi Tanjung dipercaya sebagai ketua panitia, dengan Nazria Modeong, Triani Masengi, Gea Unonongo, dan Tirza Lantong sebagai anggota. Pembentukan kepanitiaan tersebut menjadi bagian dari persiapan agar proses pemilihan sangadi dapat berjalan sesuai ketentuan.
Musyawarah yang digelar di Kantor Desa Buyat Satu itu dihadiri Sangadi Chandra Modeong, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan masyarakat. Keterlibatan unsur pemerintahan desa dan masyarakat menjadi bagian dari proses pembentukan panitia.
Ketua BPD Jemmy Lasabuda meminta seluruh panitia menjalankan tugas secara bertanggung jawab, profesional, dan transparan. Setelah terbentuk, panitia dijadwalkan mengikuti pembekalan di tingkat kabupaten untuk memahami tahapan pelaksanaan Pilsang.
“Panitia yang terbentuk selanjutnya akan mengikuti pembekalan di kabupaten mengenai tahapan-tahapan Pilsang,” sebut Jemmy Lasabuda, sebagaimana diberitakan Kabar Bitung terkait musyawarah pada Minggu, (11/10/2026).
Sangadi Buyat Satu Chandra Setiawan Modeong mengatakan, pembentukan panitia merupakan bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan pemilihan. Ia berharap para anggota dapat menjalankan amanah dan tanggung jawabnya sehingga proses pemilihan berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
“Kita harapkan panitia yang terbentuk ini amanah, bertanggung jawab, serta mampu menjalankan tugas dengan baik demi terselenggaranya Pemilihan Sangadi Desa Buyat Satu yang lancar dan sukses,” pungkas Chandra Modeong.
Pembekalan di tingkat kabupaten menjadi tahapan berikutnya sebelum panitia menjalankan tugas lebih lanjut. Namun, jadwal pasti pelaksanaan Pilsang Desa Buyat Satu belum disebutkan dalam musyawarah tersebut. Kesiapan panitia diharapkan menjadi landasan bagi penyelenggaraan pemilihan yang transparan dan demokratis di tingkat desa. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara